oleh

Kapok Kena PHP, Bupati Banjarnegara Tak Akan Minta Dana Pemprov

bhinnekanusantara.id – Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, menegaskan tidak akan meminta dana bantuan pemerintah provinsi Jawa Tengah lagi hingga habis masa jabatannya tahun 2022 nanti. Dia mengaku kecewa dengan janji Pemprov yang tidak ditepati soal dana pembangunan

“Selama saya menjabat saya tidak akan meminta bantuan dana provinsi, meski kabupaten yang lain minta. Kalau perlu dibagikan ke kabupaten lain saja,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Dipayudha, Banjarnegara, Rabu (13/3/2019).

Sikap ini juga telah ditegaskannya saat Musrenbangwil se eks Karesidenen Banyumas di Purbalingga, Selasa (12/3) kemarin. Ia mengatakan, sikap ini diambil karena bantuan dana provinsi yang diajukan pada tahun sebelumnya belum dipenuhi.

“Pada tahun 2018, di Banjarnegara kena musibah tanah gerak yang membuat jalur ke Pekalongan putus total. Saat itu, Pak Ganjar (gubernur Jateng) datang memerintahkan untuk mencari jalan alternatif agar akses bisa kembali semula. Saat itu, jalur alternatif disuruh dibangun menggunakan bantuan provinsi,” paparnya.

Namun setelah dihitung oleh jasa konsultan, dana bantuan provinsi tidak kunjung turun. Hal ini membuatnya enggan meminta lagi dana bantuan provinsi tersebut.

“Dulu setelah dihitung dengan konsultan, membutuhkan Rp 30 miliar, tetapi dari provinsi hanya turun Rp 1,1 miliar, itupun bukan dana bantuan Pemprov melainkan aspirasi dari DPRD Provinsi,” ujar pengusaha yang baru satu periode menjabat bupati di Banjarnegara tersebut.

Ia mengaku optimistis siap membangun akses jalan yang ada di Banjarnegara tanpa tergantung bantuan dana pemerintah provinsi. “Untuk tahun 2020 ngapain kita minta-minta lagi, yang dulu saja belum dicukupi. Saya tidak ingin merepotkan Pak Gubernur,” lanjutnya.

 

 

Sumber : Detik

Editor : Meymey login by Polda Jateng