Kapolda Jateng Irjen Rycko, Jenderal yang Santun, Rendah Hati dan Bijaksana

Oleh : Anang Imamuddin

Semarang – Kemarin tepatnya hari selasa tanggal 4 Februari 2020 saya bersama beberapa rekan dari Front Aliansi Umat Islam Bersatu Jateng-DIY melakukan satu perjalanan yang sangat berkesan. Yaitu perjalanan ke Mapolda Jawa Tengah di Semarang.

Pertanyaannya, ‘Kenapa perwakilan ormas dan laskar islam ini ke Polda Jateng?”. Kami menghadiri kegiatan mediasi dan klarifikasi dari perwakilan Manguni Indonesia yang beberapa waktu yang lalu pernah disebut ada perusakan Mushola di Minahasa Utara oleh oknum yang diduga dari rombongan dari laskar Manguni. Serta kami mengadukan laporan penistaan kalimat takbir dan persekusi yang mandeg di Polres Magelang. Alhamdulillah, kedua kegiatan tersebut berjalan baik dan lancar.

Tetapi kemarin saya (penulis) mendapatkan satu pengalaman yang sangat luar biasa. Bertemu seorang Jenderal bintang dua yang santun, rendag hati, religius serta sangat bijaksana. Beliau tidak lain adalah Kapolda Jateng Irjen.Pol.DR.H Rycko Amelza Dahniel, M.Si.

Ketemu beliau di Masjid Mapolda Jateng bersamaan dengan sholat Azhar. Karena kami sedang ada permasalahan dengan Manguni Indonesia di ruangan Dir Intel Polda Jateng yang harus kami selesaikan maka sholat azhar kami terlambat. Kami pun berjalan ke masjid untuk sholat azhar. Dari luar saya lihat ada tiga orang berbaju polisi sedang duduk setelah sholat azhar di dalam masjid. Di luar masjid ada mobil sedan berplat nomor bintang dua terparkir di halaman masjid.

Kami ambil air wudhu dan masuk ke dalam masjid, ternyata sosok polisi tersebut sudah keluar dan mau masuk mobil. Akan tetapi Dir Intel Polda Jateng Kombes Yudha menyapa beliau yang tidak lain adalah Kapolda Jateng dan menyampaikan bahwa ada tamu dari Magelang.

Jenderal bintang dua itu pun kembali ke teras masjid menghampiri kami. Kami pun bersalaman dan berbincang di serambi masjid. Dalam hati saya bergumam, “Luar biasa Pak Kapolda ini, sudah Jenderal bintang dua tetapi begitu rendah hati, santun dan bijaksana”. Wajahnya tampak bersahaja. Ternyata setelah saya baca dan pelajari tentang beliau di google, beliau orang yang selalu menjaga wudhunya.

Setiap kata yang terucap dari Pak Kapolda Jateng ini penuh makna. Tidak ada kesan sangar atau arogan sedikitpun. Berbeda dengan polisi yang kadang pangkatnya tanggung sudah sombong serta arogan. Saya hormat dan salut sama beliau.

Ternyata, hal yang membuat saya lebih kagum adalah beliau lulusan terbaik AKPOL angkatan 1988 dan mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa serta Cum Laude sebagai doktor. Mantan Kapolda Sumut ini, membuat saya benar-benar salut dan menaruh hormat.

Kami pun bercerita, bahwa hari Jumat tanggal 7 Februari 2020 pukul 13.00 wib akan melaksanakan aksi solidaritas terkait perusakan mushola di Minahasa Utara dengan DOA BERSAMA UMAT ISLAM DAN PENGGALANGAN DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AL HIDAYAH DI MINAHASA UTARA di Masjid Annur Sawitan Magelang. Saya terkejut kalau beliau sangat mengapresiasi kegiatan kami. Kegiatan yang sangat baik dan perlu didukung. Bentuk kemarahan dan kepedulian umat islam yang dikemas sangat apik.

Terima kasih Pak Kapolda Jateng Irjen Rycko. Pertemuan yang sangat berkesan dan bermakna. Seperti mendapat pencerahan dari orang tua yang mengajarkan saling asah, asih dan asuh.

Semoga Pak Kapolda selalu diberi kekuatan, kesehatan untuk terus mengabdi, mengayomi dan melindungi segenap masyarakat dan membawa institusi polri menjadi Profesional, Modern dan Terpercaya.

“Ojo Adigang, Adigung, Adiguna”

Salam Hormat dari Bumi Magelang Raya.

Muntilan, 5 Februari 2020