Kapolres Karanganyar : Pendekar Lembah Lawu Wajib ikut serta Menjaga Keamanan, Persatuan, dan Kesatuan “

Deklarasi Jaga Kamtibmas

Bhinnekanusantara.id,-Karanganyar– Bertemu di Gedung Wira Pratama , 12 Perguruan Pencak silat yang berada di Kabupaten Karanganyar sepakat untuk bertemu deklarasikan perdamaian , Deklarasi itu diikuti oleh perwakilan pendekar dari 12 perguruan pencak silat se-Kabupaten Karanganyar. 12 Perguruan silat itu perguruan silat (PS) Hasta Manunggal, Pagar Nusa, PSH Winongo, PSHT 16, PSHT 17, Tapak Suci, Cempaka Putih, IKSPI Kera Sakti, Persinas Asad, Perisai Diri, Merpati Putih, dan Kumbang Malam. Kamis, (13/08).

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, menyampaikan pendekar Lembah Lawu wajib ikut serta menjaga keamanan, persatuan, dan kesatuan dalam satu perguruan, antarperguruan, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memanfaatkan kesempatan bertemu dengan perwakilan pendekar dari 12 perguruan silat itu untuk mengingatkan tentang hubungan harmonis antarperguruan silat. Bupati juga menyebut kejadian beberapa waktu lalu di Soloraya sebagai kejadian yang tidak elok.

“Musuh kita ini adalah diri sendiri. Semua perguruan harus harmonis, rukun, kompak, saling menjaga, menghormati pilihan masing-masing. Saya titip jangan ada masalah di Karanganyar apalagi ini menjelang peringatan kemerdekaan RI. Kejadian di luar Karanganyar tidak elok. Aja merembet ke mana-mana. Karanganyar kabupaten paling rukun.Tipologi masyarakat Karanganyar seperti itu,” kata dia.