Kapolresta Malang Kota Dorong Pemanfaatan Lahan Baru 26,35 Hektar Guna Ketahanan Pangan
MALANG - Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyatakan bahwa Polresta bersama pihak terkait menargetkan pengembangan lahan baru seluas 26,35 hektar pada kuartal IV tahun 2025. Langkah ini ditempuh sebagai upaya nyata mendukung program swasembada pangan nasional, terutama dengan fokus pada komoditas jagung.
Menurut Nanang, pengembangan lahan ini dilatarbelakangi bahwa selama kuartal I hingga III, Polresta telah memantau kegiatan pertanian jagung di wilayah hukum Kota Malang. Di beberapa lokasi, panen jagung sudah mencapai 2,5 ton dari salah satu lahan, hasil sinergi antara Polri, kelompok tani, dan Dinas Pangan dan Pertanian. Realisasi panen ini menjadi bukti komitmen institusi kepolisian untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong ketahanan pangan.
Pelibatan Polresta Malang Kota dalam sektor pangan juga diwujudkan lewat kegiatan panen raya jagung secara serentak yang dipusatkan di lahan pertanian Jalan Mayjend Sungkono, Arjowinangun. Kegiatan ini menjadi momentum publikasi bahwa tugas Polri tidak semata menjaga keamanan publik, tetapi juga ikut mengawal kesejahteraan masyarakat lewat produksi pangan lokal.
Dengan target lahan 26,35 hektar tambahan, diharapkan produksi jagung pipil bisa meningkat dan turut memperkuat cadangan pangan. Penambahan lahan ini akan melengkapi lahan-lahan produktif yang sebelumnya sudah dibina baik oleh pemerintah daerah maupun kelompok tani setempat.
Kegiatan pertanian bersama ini juga memperkuat kolaborasi antar lembaga: Polresta bekerja bersama dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Malang, kelompok tani dan stakeholders pertanian lainnya untuk memfasilitasi mulai dari pembibitan, pemupukan, hingga proses panen dan distribusi.
Langkah ini mencerminkan bahwa instruksi pemerintah pusat tentang ketahanan pangan dan swasembada tidak berhenti pada slogan, melainkan diterjemahkan ke kegiatan nyata di daerah. Jika target 26,35 hektar lahan baru berhasil diwujudkan dan dikelola optimal, Kota Malang akan semakin dekat pada pemenuhan pangan dalam skala lokal dan mendukung program nasional.