oleh

Kapolri Dinilai Komitmen Tinggi Menuntaskan Kasus Brigadir J

Jakarta – Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman memuji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menangani kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J oleh Bharada E.

PP menilai langkah Kapolri itu mampu meningkatkan kepercayaan publik kepada Polri.

“Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menangani kasus tewasnya Brigpol Yoshua Hutabarat alias Brigadir J mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Ini bukti Kapolri komitmen bahwa kasus tersebut tidak ada yang ditutup-tutupi, transparan dan apa adanya,” kata Arif dalam keterangan tertulis, Jumat (5/8/2022)

Arif menyebut sikap Kapolri dalam menyikapi kasus yang menyita perhatian publik ini sangat tegas dan independen. Menurutnya, hal tersebutlah yang sudah seharusnya didukung oleh masyarakat.

“Sikap Kapolri dalam kasus yang menyedot perhatian publik ini sangat tegas dan independen. Sikap inilah yang ditunjukkan Listyo Sigit sebagai orang nomor satu di kepolisian untuk membangun sekaligus memelihara stabilitas keamanan,” ucapnya

“Pastinya berdampak kepada meningkatnya kepercayaan publik pada institusi Polri, inilah yang sepatutnya kita semua mendukung,” tambahnya.

Sedangkan, Indonesia Police Watch (IPW) menilai Jenderal Sigit sedang bersih-bersih di internalnya.

“Pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri terkait kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Yosua merupakan bersih-bersih pimpinan Polri terhadap ‘tangan-tangan kotor’ yang mencoreng institusi Polri,” ujar Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dalam siaran persnya, Jumat (5/8/2022).

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang meminta agar pengusutan kasus kematian Brigadir Yoshua diproses secara terbuka dan tidak ditutup-tutupi. IPW menilai pemeriksaan terhadap puluhan anggota Polri dari mulai pangkat jenderal hingga tamtama ini diharapkan dapat menjaga marwah institusi Polri.