Karyawan Pabrik di Wonogiri Jalani Rapid Test

bhinnekanusantara.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri mengadakan rapid test terhadap karyawan di sejumlah pabrik atau perusahaan. Puluhan karyawan dari setiap perusahaan dipilih untuk mengikuti rapid test tersebut.

Beberapa di antaranya dilakukan pada karyawan pabrik garment PT Top and Top Apparel, Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo, Sabtu (27/6) dan karyawan pabrik garment PT Nesia Pan Pasific, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (25/6).

Rapid test di PT Nesia Pan Pasific juga dihadiri oleh kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri Adhi Dharma, kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo, Sekretaris Camat Ngadirojo Sumarjono, Danramil 03/Ngadirojo Kapten Inf Siswanto, Kapolsek Ngadirojo AKP Subroto, dan kepala Puskesmas Ngadirojo dr Rita Yuliana Sari.

Adhi Dharma menerangkan, rapid test tersebut dilaksanakan untuk karyawan yang berisiko terjangkit Covid-19. Selain itu dilaksanakan bagi karyawan yang sering berinteraksi di luar dan menggunakan transportasi umum. Tim akan menindaklanjuti ke pemeriksaan lanjutan jika menjumpai karyawan yang hasil rapid test-nya reaktif.

Dia menambahkan, apabila hasilnya nonreaktif, bukan berarti sudah bebas dari virus corona. Oleh karenanya, dia menekankan agar virus yang membahayakan itu tidak dianggap sepele. Masyarakat dalam kesehariannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak antarmanusia (physical distancing).

Sementara itu, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wuryantoro menyebar imbauan kepada warga dan pengunjung Pasar Wuryantoro mengenai bahaya Covid-19, Sabtu (27/6). Mereka mengimbau masyarakat dan pedagang agar tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan di Pasar Wuryantoro itu dihadiri oleh Kasi Kesra Kecamatan Wuryantoro Joko Lelono, anggota Polsek Wuryantoro Aiptu Sukardi, anggota Koramil 10/Wuryantoro Sertu Larto dan Serda Surono.

Sertu Larto mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan agar masyarakat tetap disiplin memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun. “Harapannya, pengunjung akan mengerti dan melaksanakan imbauan pemerintah, sehingga Kecamatan Wuryantoro terbebas dari Covid-19,” katanya. (dealova)