Kasus Menantu-Mertua Terbakar Dipetieskan

bhinnekanusantara.id – Kasus cekcok suami-istri berujung terbakarnya dua orang di Desa Karas Kecamatan Sedan akhirnya ditutup atau tidak dilanjutkan oleh pihak kepolisian. Alasannya, dua korban luka bakar, yang salah satunya di duga sebagai pemicu insiden memilukan itu meninggal dunia.

Korban terakhir yang meninggal dunia Ronggib (32), warga asal Desa Karangasem Kecamatan Sedan. Korban yang mengalami luka bakar sekitar 60 persen itu meninggal pada Sabtu (3/8) pukul 23.00 di rumah orang tuanya, Desa Karangasem Sedan.

Sebelumnya, korban lainnya yang merupakan mertua Ronggib, Sarmin (54), sudah terlebih dahulu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Kariyadi Semarang. Korban sudah di makamkan oleh keluarga di Karas, pada 27 Juli 2019 silam.

Kapolsek Sedan, Iptu M Rohmad mengatakan, korban Ronggib sebelumnya dibawa pulang secara paksa oleh pihak keluarga dari RSUD dr R Soetrasno Rembang pada 28 Juli lalu. Disinyalir, alasan biaya menjadi penyebab korban pulang paksa.

Selama sepekan, yang bersangkutan dirawat keluarga di rumah orang tuanya, Desa Karangasem. Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu malam lalu.

“ Korban Ronggib mengalami luka bakar di beberapa bagian. Sebenarnya sudah kami sarankan untuk dirawat dan dirujuk karena luka bakar di atas 60 persen. Namun, keluarga minta korban dirawat di rumah saja,” kata dia.

Menurut Rohmad, pihaknya sudah melakukan gelar perkara dan memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini. Namun, belum ada satupun tersangka di tetapkan polisi, termasuk korban Ronggib. Dengan meninggalnya korban dan terduga pelaku, maka polisi memastikan kasus ini tidak akan dilanjutkan alias ditutup.

Sebelumnya, kasus ini bermula saat Ronggib cekcok dengan istrinya di rumah mertua, Desa Karas Sedan. Saat cekcok, sang istri lari keluar rumah. Korban Sarmin kemudian masuk dan mendapati Ronggib sedang membakar pakaian sang istri.

Sarmin berusaha merebut botol air mineral berisi bensin yang dibawa Ronggib. Nahas, botol itu tumpah dan memicu kobaran api sehingga membakar hebat Sarmin dan Ronggib.

 

sumber : polres rembang

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang