Kecelakaan Tunggal di Semarang, Sopir Truk Mengaku Tertidur Sekejap Saat Lintasi Jalan Walisongo

bhinnekanusantara.id – Truk pengangkut pupuk menabrak pondasi rumah di tepian Jalan Walisongo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Selasa (14/1/2020) sekira pukul 04.00.

Rumah yang berada tepat di depan Universitas Terbuka (UT) tersebut biasa digunakan sebagai bengkel oleh pemilik rumah.

Seusai menabrak pondasi rumah, truk bernopol K 1527 KS itu terus melaju hingga menabrak sebuah pohon pembatas jalan.

Laju truk itu akhirnya terhenti karena amblas masuk ke saluran got air di ruas jalan menuju Kabupaten Kendal.

Adapun sopir truk pengangkut pupuk tersebut adalah Mohamad Wahyudi (25), warga asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Wahyudi mengaku tertidur sekejap saat sedang melaju di ruas jalan nasional tersebut.

Karena tertidur, akhirnya Wahyudi melaju tanpa kendali hingga menerobos pondasi rumah pinggir jalan.

“Saya sempat tertidur sepintas. Tahu-tahu, saya sudah berada di bahu jalan dan menabrak rumah.”

“Yang saya ingat seperti itu,” ujar Wahyudi, Selasa (14/1/2020).

Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini.

Dari pengakuan sang sopir, kata AKP Sugito, kecelakaan bermula karena pengemudi mengantuk kelelahan.

“Sopir mengantuk karena capek. Semacam mengalami micro sleep (tertidur sesaat).”

“Dalam hal ini, sopir tidak mendapatkan luka serius. Sang sopir selamat,” pungkasnya.

 

sumber : tribun

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi