Kerumunan Warga Dibubarkan

bhinnekanusantara.id – Guna menekan penyebaran virus korona, sejumlah aktivitas warga yang tengah berkerumun dibubarkan oleh anggota Polres Pekalongan dan Kodim 0710 Pekalongan, kemarin malam.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan, kegiatan ini bukanlah razia, melainkan sekedar imbauan kepada warga agar tidak berkumpul dalam jumlah besar.

“Ini bukan razia, tapi sekadar imbauan kepada orang-orang yang berkerumun agar sebaiknya pulang ke rumah untuk mencegah penyebaran virus korona. Hal ini juga sesuai dengan Maklumat Kapolri dan imbauan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” kata AKBP Aris.

Dikatakannya, pihaknya tidak hanya sekadar melakukan pembubaran kerumunan warga, namun juga memberikan pemahaman bahwa perilaku tersebut berpotensi terjadinya penularan virus korona atau Covid-19.

“Kami berikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi pembatasan interaksi sosial atau social distancing,” ujarnya.

Seluruh Masyarakat

Dikatakannya, pemberian imbauan ini dilakukan dengan sasaran seluruh masyarakat baik muda-mudi yang berkumpul, di sekitaran gedung-gedung pemerintahan Kabupaten Pekalongan, rumah dinas bupati pekalongan, Tugu Nol Kajen, Tugu Durian Karanganyar, dan Lapangan Bebekan Kedungwuni.

”Kami minta mereka langsung kembali ke rumah masing-masing saja untuk menjaga kesehatan. Terutama antisipasi virus korona. Kegiatan ini akan terus kami lakukan baik pada siang hingga malam hari, untuk memberikan imbauan menghindari adanya kerumunan massa,” tandasnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom mengatakan, kepolisian akan mengeliminir potensi-potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat termasuk pencegahan virus korona.

”Sebab situasi seperti ini bisa berdampak terhadap aspek keamanan dan perekonomian. Sehingga, kepolisian perlu melakukan langkah-langkah persuasif dan preventif,” ujarnya. Selama situasi tanggap darurat pandemi virus korona ini, kepolisian akan membatasi pemberian izin keramaian.

“Perizinan keramaian yang mengundang massa dalam jumlah banyak kami tunda. Termasuk di tempat hiburan, kami batasi,” ucapnya.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi