oleh

KOMISI DAMAI KPU, UNTUK ATASI PERMASALAHAN YANG MUNCUL SAAT DEBAT

bhinnekanusantara.id-Komisi Damai dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk debat ketiga calon wakil presiden mendatang.

Komite Damai terdiri dari KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Langkah ini berangkat dari pengalaman debat kedua calon presiden, yang kala itu terjadi keributan antara pendukung Jokowi dengan pendukung Prabowo dalam ruangan debat.

“Kemarin itu kan ada kegaduhan debat kedua, KPU membuat regulasi dan telah disepakati oleh TKN 01 dan BPN 02 untuk bersama-sama memastikan debat ketiga berjalan dengan baik, kemarin disepakati kita membentuk Komite Damai,” kata Wahyu Setiawan seperti dilansir kompas.com, Senin (11-3-2019).

Tugas yang diemban Komisi Damai  untuk mengatasi kemungkinan permasalahan yang terjadi saat debat berlangsung nantinya.

“Komite Damai ini dimaksukan untuk mengatasi jika ada permasalahan sepanjang debat,” sambungnya.

Menurut Wahyu, Komite Damai punya kewajiban untuk memberi peringatan pada pendukung yang gaduh di ruangan debat.

Jika teguran tak diindahkan, kata Wahyu, Komite Damai berwenang untuk mengeluarkan yang bersangkutan dari ruangan debat.

 

Editor  : absa, bhinnekanusantara.id