Kondisi Korban Membaik, Polisi Tetap Lakukan Pendampingan Kasus Perundungan di Malang
MALANG – Polresta Malang Kota terus menyelidiki kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP di Kota Malang, Jawa Timur. Polisi mengungkapkan bahwa kondisi psikologis korban berinisial FK (13) kini berangsur membaik dan ia sudah kembali menjalani aktivitas di luar rumah.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Rusdiyanto mengatakan, pendampingan psikologis tetap diberikan kepada korban selama proses hukum berlangsung. Pemeriksaan terakhir dilakukan pada Sabtu (15/11/2025) dan menunjukkan perkembangan positif pada kondisi korban.
“Psikologis korban mulai membaik. Korban juga sudah menjalani aktivitas seperti bersekolah dan lain-lain. Meski membaik, tetap kami dampingi,” ujar Yudi, Senin (17/11/2025).
Penyelidikan kasus ini masih berjalan. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga di sekitar lokasi kejadian yang berada di area pemakaman Kecamatan Sukun pada 11 November 2025 lalu. Sebelumnya, penyidik juga memeriksa korban dan ibunya.
“Hari ini kami memeriksa tiga saksi dari warga sekitar. Sebelumnya korban dan ibu korban juga sudah kami mintai keterangan,” jelas Yudi.
Polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit serta terus mendalami motif dan identitas pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perundungan tersebut.
“Hasil visum belum keluar, sedangkan motif dan lainnya masih didalami penyidik,” ungkapnya.
Kasus ini mencuat setelah viralnya video berdurasi lebih dari 1 menit yang memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap seorang remaja perempuan. Dalam rekaman itu, korban yang mengenakan kaos hitam tampak menangis ketakutan setelah berulang kali dipukul dan ditampar oleh tiga pelaku.
Selain kekerasan fisik, pelaku juga sempat melontarkan ancaman dengan bahasa Jawa bernada tinggi, memperlihatkan tekanan psikologis yang diterima korban sebelum video tersebut menyebar luas.
sumber: beritajatim.com