oleh

KPU Minta Fatwa MK soal Penghitungan Suara Bisa Lewat Dini Hari

bhinnekanusantara.idKPU telah menggelar beberapa simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Serentak 2019. Hasil simulasi menunjukan waktu yang dibutuhkan untuk proses penghitungan surat suara bisa lewat dini hari. Pasalnya, untuk pertama kali ada 5 surat suara yang harus dihitung. 

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan petugas TPS ada yang baru menyelesaikan penghitungan suara pukul 23.00 WIB dan pukul 24.00 WIB. Bahkan Arief menyebut di Yogyakarta proses penghitungan suara berlangsung cukup lama yakni hingga pukul 02.00 WIB atau melebihi batas waktu 24 jam.

Namun, Arief menyebut tidak menjadi masalah jika proses pengitungan surat suara lebih dari 24 jam. Pasalnya, tidak mungkin Pemilu ditunda atau dibatalkan jika penghitungan suara melebihi waktu 24 jam.

“Boleh, kami ya kan dihitung pada hari yang sama tetapi kalau tidak selesai, kami akan meminta supaya tetap dilakukan penghitungan. Tapi tidak boleh berhenti, misalnya sudah 00.00, kita setop dulu. Itu enggak boleh. Kita akan minta itu diteruskan. Nah, enggak ada maksimalnya, sampai selesai. Karena enggak mungkin pemilu karena lewat 00.00 WIB batal,” kata Arief di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3).

Merujuk Pasal 383 ayat 2 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, disebutkan proses penghitungan suara harus selesai di hari yang sama dengan proses pemungutan. Terkait hal itu Arief mengatakan KPU akan berkoordinasi dengan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pasal itu termasuk yang akan kita mintakan tafsirnya ke MK,” ucap Arief.

Dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara –turunan dari UU Pemilu, diatur bahwa penghitungan suara dilaksanakan pada hari yang sama dengan pemungutan. Berikut aturannya.

Pasal 5

(1) Penghitungan Suara dilaksanakan pada hari dan tanggal yang sama dengan pelaksanaan Pemungutan Suara di TPS.

(2) Penghitungan Suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan mulai pukul 13.00 waktu setempat setelah berakhirnya waktu pelaksanaan Pemungutan Suara di TPS.

Sementara Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi menjelaskan proses penghitungan suara di Yogyakarta sebenarnya tidak melebihi waktu 24 jam. Pramono juga menerangkan KPU hingga saat ini masih terus berupaya agar proses pengitungan suara rampung dalam waktu 1×24 jam.

“Kami mencari formula-formula dari pilihan-pilihan yang ada. Apakah misalnya kami selesaikan dulu proses penghitungan lima surat suara. Kemudian nanti disalin ke sertifikat atau satu satu misal pilpres dulu kemudian disalin ke formulir, lalu disaksikan saksi pilpres. Nah, ini di antara pilihan-pilihan itulah yang akan kami lihat efektivitas nya,” lanjut Pramono.

Pramono juga menyebut hingga saat ini KPU masih terus melakukan uji coba untuk memantau waktu yang diperlukan untuk menghitung suara.

“Kita melakukan beberapa uji coba, ini sebenarnya tujuannya untuk melihat detail untuk bagaimana proses pemungutan dan penghitungan suara nanti bisa diterapkan di semua daerah sehingga mudah dimengerti oleh KPPS kita,” tutup Pramono.

Sumber : Kumparan

Editor : Kiss login by Polda Jateng