KPU Tunda Tiga Tahapan Pilkada Demak

bhinnekanusantara.id – KPU Kabupaten Demak memastikan menunda tiga tahapan Pilkada 2020, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Ketiga tahapan yang ditunda antara lain masa kerja Petugas Pemungutan Suara (PPS), kemudian perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), serta pelaksanaan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Sedianya KPU Demak akan menerima 1.600 PPDP sesuai jumlah TPS pada Pilkada tahun ini.

Penundaan tersebut dilakukan menyusul wabah korona dan adanya larangan pemerintah terhadap kegiatan yang menghadirkan massa dalam jumlah besar. Pelarangan itu sebagai upaya mencegah menularkan corona virus disease (covid-19).

“Karenanya kami sesuaikan dengan kebijakan dan langkah BNPB terkait batas aman paska darurat korona. Jika sudah ada perkembangan positif tentu tahapan pilkada akan segera dilanjutkan,” terang Ketua KPU Demak Bambang Setyabudi seusai penandatanganan MoU dengan Polres Demak terkait pengamanan Pilkada 2020, di ruang Rupatama Mapolres Demak, Senin (23/3).

Bambang menjelaskan, dengan penundaan itu maka masa tugas atau kerja anggota PPS yang telah dilantik, menunggu kebijakan lebih lanjut. “MoU ini menjadi bagian dari koordinasi pengamanan, termasuk mengenai penundaan tahapan.”

Adapun terkait sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat tetap dilakukan dengan menggunakan media massa maupun media sosial. Melalui media seperti itu komunikasi dapat tetap terbangun meski tidak bertatap muka.

Sementara itu penandatangan MoU dilakukan oleh Ketua KPU Bambang Setyabudi dan Kapolres Demak AKBP R Fidelis Purna Timoranto disaksikan seluruh komisioner KPU, Sekretaris KPU Achmad Zakki, Wakapolres Kompol Ahmadi serta para kapolsek.

Kapolres Demak AKBP R Fidelis Purna Timoranto menyampaikan, pihaknya menyiapkan 847 personel untuk mendukung pengamanan semua tahapan pilkada. Kendati kemungkinan tidak ada kegiatan umum yang berupa menggalang atau pengerahan massa dalam tahapan pilkada, namun Polres Demak tetap melakukan perencanaan langkah antisipasi agar semua tahapan dapat berjalan dengan baik.

“Kesiapan kami lakukan supaya pada saat ada kebijakan untuk melanjutkan pelaksanaan tahapan yang sebelumnya tertunda, maka bisa langsung melangkah bersama KPU,” tuturnya.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi