Lagi, Bus AKAP Diteror Lemparan Batu, Tiap Hari Ada Teror Pecah Kaca

bhinnekanusantara.id – Aksi pelemparan batu yang meneror para sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) pada beberapa pekan terakhir kembali terjadi. Kali ini, salah satu armada bernopol W 7477 UZ mengalami pecah kaca setelah terkena lemparan batu saat melintas di kawasan Jebres, Senin (13/1) pagi.

 

“Teror batu” yang kembali terjadi dan menyasar bus AKAP jurusan Solo-Surabaya itu dibenarkan salah seorang sopir bus Sugeng Rahayu, Hariyadi, 33. Hariyadi mengatakan, armada yang dikendarai rekannya mengalami pecah kaca bagian depan karena lemparan batu.

 

Pelemparan terjadi saat Subuh, bertepatan dengan waktu armada melintas di kawasan Jebres. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

 

“Bus yang dilempari, Senin (13/1), sopirnya bernama Mas Pur. Saya kurang begitu tahu identitas lengkapnya. Informasinya luka ringan saja terkena serpihan kaca,” jelas Hariyadi saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di kawasan Terminal Tipe A Tirtonadi, Senin (13/1) siang.

Meski mayoritas lemparan mengarah ke arah sopir, beberapa kali lemparan juga mengenai bagian samping bus atau kaca penumpang. Tentu hal ini bisa membuat beberapa penumpang khawatir.

“Sejak awal peristiwa pelemparan bus hingga saat ini, teror itu belum pernah berhenti. Sabtu (11/1), beberapa bus masih dilempari batu di kawasan Jalan Ahmad Yani. Hanya saja lemparan batu itu mengenai bodi bus sehingga tidak terlalu berdampak,” papar Hariyadi.

Teror pelemparan batu kembali terulang pada Minggu (13/1) dini hari dan menyasar bus Mila Sejahtera yang tengah melintas di kawasan Kleco. ”Kasihan para penumpang, jadi kawatir. Harapannya ya masalah ini bisa segera diatasi,” jelas Hariyadi.

Sejak peristiwa terjadi pada Kamis (9/1), “teror batu” itu sudah dilaporkan ke Polresta Surakarta. Laporan disampaikan pada Jumat (10/1). Terkait kejadian ini, Kasat Sabhara Polresta Surakarta Kompol Sutoyo menuturkan, pihaknya bakal menyiagakan anggota di jalur-jalur yang dilintasi bus AKAP tersebut.

“Biasannya pelemparan bus itu kasus suporter, tetapi kasus ini termasuk baru. Nanti biarkan satreskrim mencari motifnya. Sabhara polresta yang intensif patroli dengan pola acak,” ucap Sutoyo mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai.

 

sumber : jawapos

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi