Laka Lantas Ditarget Turun 15 Persen, ETLE Diperkuat di Lima Titik Strategis Kota Malang
MALANG KOTA – Selama 10 bulan terakhir, Polresta Malang Kota mencatat 203 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 42 orang meninggal dunia dan sekitar 300 lainnya mengalami luka ringan.
Dengan data itu, kepolisian menargetkan penurunan angka kecelakaan sebesar 10–15 persen melalui Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar 17-30 November mendatang. Target tersebut menjadi fokus utama operasi tahun ini.
”InsyaAllah bisa turun 10 sampai 15 persen,” ujar Wakapolresta Malang Kota AKBP Oskar Syamsuddin kepada Jawa Pos Radar Malang.
Ia menegaskan bahwa penurunan angka kecelakaan sangat mendesak mengingat tingginya mobilitas di Kota Malang. Terutama pada jam sibuk.
Menurutnya, pertumbuhan kendaraan yang tidak diimbangi ketertiban pengguna jalan berpotensi memperbesar risiko kecelakaan.
”Volume kendaraan tinggi, perilaku berkendara masih banyak yang perlu dibenahi. Operasi ini salah satu langkahnya,” lanjut perwira dengan dua melati di pundaknya itu.
Sebanyak 150 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan diterjunkan pada operasi kali ini. Apel Gelar Pasukan digelar di halaman Mapolresta Malang Kota, Jalan Jaksa Agung Suprapto pada Senin (17/11). Oskar menyebut kerja bersama lintas instansi menjadi kunci agar pengawasan dan edukasi dapat berjalan lebih optimal.
”Kehadiran semua unsur ini adalah upaya memperkuat sinergi untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman,” katanya.
Dalam penindakan pelanggaran, teknologi menjadi tulang punggung operasi. Oskar menyebut penegakan hukum dilakukan secara transparan dan akuntabel.
”Targetnya 95 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, sisanya manual,” ujarnya.
Lima titik kamera ETLE yang menjadi fokus pemantauan berada di Jalan Letjen Sutoyo–Kaliurang, Jalan Kasin, Jalan Soekarno-Hatta–Jembatan Soehat, Simpang Borobudur 1 (arah utara–selatan), dan Simpang Borobudur 2 (arah selatan–utara).
Dengan kombinasi pengawasan ketat, penindakan berbasis teknologi, dan pendekatan preemtif serta preventif, Polresta Malang Kota berharap Operasi Zebra tahun ini tak sekadar menekan angka pelanggaran.
Tetapi betul-betul menurunkan jumlah kecelakaan di kota.
”Tujuannya bukan hanya menindak, tapi membangun budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan,” tegas Oskar.
sumber: tribunnews