Mahasiswa KKN Unnes Ajak Warga “Olah Sampah Jadi Berkah”

bhinnekanusantara.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lokasi IIB Universitas Negeri Semarang tahun 2019 mengadakan penyuluhan pengolahan limbah plastik berpotensi industri bagi bapak – bapak warga desa Gedeg, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Kegiatan dilakukan bersamaan dengan kajian rutin yang disusul diskusi dan penyuluhan pengolahan limbah plastik menjadi Paving Block. Penyuluhan berlangsung di rumah Bapak Nasori RT. 001/RW. 001 Dusun 1 Desa Gedeg pada Sabtu (02/11/19).

Penyuluhan pengolahan limbah plastik ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru kepada warga serta memberi penyuluhan untuk mengurangi pembakaran sampah plastik secara sia – sia. Pembakaran sampah plastik yang biasa dilakukan warga karena tidak adanya bank sampah umum berakibat negatif pada kelangsungan kehidupan bumi dalam jangka waktu yang lama. Mahasiswa KKN Desa Gedeg pun mencoba memberikan solusi kepada warga desa Gedeg dengan menjadikan sampah – sampah plastik tersebut menjadi paving block plastik, yang mana juga berpotensi industri.

Penyuluhan dilakukan bersamaan dengan kajian rutin malam Senin dengan rangkaian acara berupa pengajian rutin lalu dilanjut penyuluhan dan diskusi pembuatan paving block plastik oleh tiga mahasiswa laki – laki KKN Desa Gedeg tahun 2019; Angen Aji (20), Rhio Agung (21), dan Catur Nugroho (22). Pelatihan pembuatan paving block plastik ini sendiri dilakukan di pekarangan posko KKN Desa Gedeg bersama bapak – bapak pada hari selanjutnya.

Penyuluhan pengolahan limbah plastik menjadi paving block plastik dari mahasiswa KKN mendapat respon positif dan semarak dari bapak – bapak warga desa Gedeg. Bapak Rustam, Kepala Dusun 1, pada silaturahim pertama kelompok KKN Desa Gedeg, memang memberi pesan untuk mahasiswa agar memberikan solusi yang dapat memberikan kreativitas warga dalam pengolaham limbah plastik di lingkungan.

“Walaupun pembuatan paving block plastik ini sedikit rumit bagi pemula namun jika dilakukan dengan teliti maka warga dapat membuat paving block dari limbah plastik dengan komposisi yang benar.” kataAngen Aji, Kormades KKN Desa Gedeg.

“Untuk pembuatannya sendiri dari mahasiswa KKN memperhatikan perbandingan 2 : 1 antara limbah plastik dan pasir. Pasir dicampurkan dalam limbah plastik yang telah dilelehkan sebelumnya; dimana limpah plastik berperan sebagai perekat sedangkan pencampuran pasir berperan sebagai pemberat paving block. lanjut Aji.

Mahasiswa KKN Desa Gedeg berharap dengan diadakannya penyuluhan dan pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi paving block ini, warga dapat mengurangi kegiatan membakar sampah secara sia – sia dan memanfaatkan limbah tersebut menjadi sesuatu yang lebih berpotensi untuk perekonomian mereka.

 

editor : dealova @polda jateng
#agussaibumi