Mancing Ikan, Warga Blora ‘Nemu’ Bom Perang Dunia II

bhinnekanusantara.id – Sebuah benda diduga bom ditemukan warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah di Sungai Bengawan Solo, Minggu (28/6). Benda yang mirip bom itu diduga merupakan peninggalan jaman penjajahan Jepang pada perang dunia II.

Kali pertama bom tersebut ditemukan oleh seorang pemancing bernama Nanang (43) warga desa setempat. Nanang yang saat itu sedang melempar umpannya secara tidak sengaja menginjak benda keras yang ada di bawah air. Benda itu juga sempat membuat kaki kanannya mengalami luka robek.

Beno (63) salah satu pemancing lain mengatakan jika awalnya warga menduga barang tersebut sebuah besi tua. Warga sempat berniat menjualnya ke tukang rongsokan.

“Anak-anak itu dikiranya besi tua, makanya mau dijual di tukang rongsokan. Tapi katanya bisa meledak,” kata Beno di lokasi.

Beno mengungkapkan, benda semacam ini sudah pernah ditemukan warga di Sungai Bengawan Solo. Namun, warga tidak terlalu peduli dan menenggelamkan kembali ke tengah sungai.

“Tidak-tidak takut, warga sudah biasa. Dua tahun lalu sudah pernah ditemukan. Tapi dibuang ke tengah sungai lagi,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiyana mengatakan, benda itu diduga merupakan bom pesawat tempur pada perang dunia II. Temuan benda seperti itu juga pernah terjadi pada tahun 2007 lalu di Sungai Bengawan Solo.

“Ini kemungkinan peluru mortir peninggalan jaman Belanda. Benda serupa juga pernah ditemukan di bantaran sungai Bengawan Solo. Memang di sepanjang aliran ini saya sering baca banyak ditemukan benda-benda militer,” jelas Agus.

Menurut Agus, sekitar lokasi saat ini telah dipasang police line agar warga tidak mendekat.. Untuk proses evakuasi akan dilakukan langsung oleh tim Jihandak Polda Jateng.

“Ini kita sudah minta bantuan Gegana Polda Jateng. Nanti akan dilakukan disposal terhadap benda itu,” jelasnya. (dealova)