Massa Demo di DPRD Solo

bhinnekanusantara.id – Massa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Bengawan Melawan menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD Solo, Jawa Tengah. Massa melakukan longmarchdari Stadion Manahan Solo menuju lokasi aksi.

Massa sempat menutup akses jalan dengan membuat lingkaran besar di simpang empat Fajar Indah Solo dan melakukan orasi sekitar 15 menit.

Beberapa tuntutan yang disuarakan ialah penolakan UU KPK yang dinilai melemahkan lembaga antirasuah. Massa juga menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), RUU Pemasyarakatan dan RUU Agraria yang dinilai mengandung pasal kontroversial.

Massa mengenakan almamater kampus juga seragam organisasi. Peserta membawa bendera organisasi dan poster bertuliskan ‘DPR Ora Waras’ dan ‘Pak Opo Salah Rakyatmu Iki, Koe Tego Mblenjani Janji (Pak Opo Salah Rakyatmu Ini, Kamu Tega Mengingkari Janji)’.

Sampai di depan DPRD Solo, aparat kepolisian sudah berjaga. Polisi memasang kawat berduri agar massa tidak merangsek ke dalam gedung.

Akses jalan DPRD Solo, di Jalan Adi Sucipto ditutup. Kendaraan dialihkan mualai dari batas Kota Solo sampai lokasi aksi.

Koordinator lapangan aksi dari Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS), Akbar, mengatakan ada 100 orang ikut aksi. Pihaknya menutut Presiden Joko Widodo dan DPR membatalkan RUU yang ditolak rakyat.

“Kami juga menuntut DPR tidak mengesahkan RUU yang mendapatkan penolakan rakyat,” katanya.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai menerjunkan 1.250 personel terdiri dari Polresta Surakarta, Brimob Polda Jateng, TNI dan jajaran Polres sekitar Solo.

“Kami juga melakukan penutupan jalan di Jalan Adi Sucipto. Kendaraan bisa melintasi Jalan Adi Soemarmo dan Jalan Ahmad Yani,” kata Andy.

 

sumber : medcom

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang