Menjelang Milad GAM ke-49, Mantan Kombatan Bireuen Suarakan Pesan Damai: Aceh Harus Tetap Bersatu
Banda Aceh - Menjelang peringatan Milad GAM ke-49, mantan kombatan GAM Wilayah Kabupaten Bireuen, Zulfikar, menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat Aceh agar terus menjaga perdamaian yang telah berlangsung selama hampir dua dekade.
Ia menegaskan bahwa stabilitas Aceh adalah pondasi utama bagi masa depan daerah tersebut.
Zulfikar meminta masyarakat untuk tidak mudah terbawa isu yang berpotensi memecah belah.
"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat perdamaian di wilayah Provinsi Aceh," katanya, Jumat (28/11/2025).
Ia mengingatkan bahwa sejumlah kelompok tertentu masih berupaya memanfaatkan situasi untuk memicu ketegangan, terutama menjelang momentum peringatan tersebut.
“Jangan mudah terprovokasi oleh kelompok yang ingin merusak ketenangan di bumi Serambi Mekkah,” ujarnya.
Kombatan GAM Zulfikar juga menekankan bahwa konflik hanya akan membawa luka baru bagi masyarakat Aceh yang pernah merasakan panjangnya masa kekerasan.
"Perpecahan dan konflik tidak membawa manfaat apa pun selain penderitaan," tuturnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan.
"Mari kita bersatu menjaga perdamaian, memperkuat persaudaraan," ucapnya.
Zulfikar, hanya dengan situasi damai Aceh dapat fokus mengejar pembangunan yang lebih baik.
Ia berharap masyarakat tetap konsisten mendukung segala upaya perdamaian yang telah dirintis sejak penandatanganan MoU Helsinki.
Menutup pesannya, Zulfikar menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat Aceh terus menjaga stabilitas dan keharmonisan.
“Mari kita membangun Aceh menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya. (*)