oleh

Menjelang Musim Panen, Beras Impor Masih Menumpuk di Gudang Bulog

bhinnekanusantara.id – Menjelang musim panen, beras impor yang masih banyak menumpuk di gudang Bulog saat ini terancam busuk. Di awal tahun 2019 ini, Perum Bulog mengungkapkan rencana ekspor beras. Namun hal ini membuat heran berbagai pihak heran. Rencana tersebut dipertanyakan. Pasalnya, hampir setiap tahun Indonesia impor beras. Dan tiba-tiba saja Bulog bilang mau ekspor beras.

Senin (11/03/2019), ternyata ada masalah besar di balik wacana ekspor beras itu. Sampai saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia masih 1,6 juta ton. Lebih dari separuhnya merupakan beras impor yang didatangkan tahun 2018 lalu. Padahal sebentar lagi musim panen akan tiba.

Jika hendak dibandingkan, batas aman stok Bulog untuk akhir tahun ialah 1,5 juta ton. Ini berarti, stok Bulog sekarang bahkan masih ideal untuk posisi akhir tahun lalu. Harusnya menjelang panen, stok Bulog sudah jauh di bawah itu agar bisa sebanyak-banyaknya menyerap beras dari petani.

Sebenarnya, sejak pertengahan tahun lalu, masalah ini sudah diprediksi oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas). Buwas mengeluhkan terlalu besarnya impor beras yang ditugaskan pemerintah pada Bulog. Dan kini terbukti, prediksi Buwas tidak meleset. Bulog pun harus memutar otak untuk ‘mengosongkan’ gudangnya, salah satunya melalui ekspor beras.

“Makanya kita cari skema baru kita bisa jual melalui skema potensial. Kita sedang mencari skema partner komersial,” ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh, kepada pers, Selasa (05/03/2019).

 

 

Sumber : SuratKabar.id

Editor : Bhuwananda login by Polda Jateng