Miras Oplosan Renggut Lima Nyawa

bhinnekanusantara.id – Penjual minuman keras oplosan yang menewaskan lima orang di Solo, Jawa Tengah, awal pekan lalu, akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Pria bernama Sigit Seno Susanto (46), warga Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, langsung ditetapkan menjadi tersangka dan dia terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Rifai mengatakan tersangka menyerahkan diri ke Mapolsek Pasarkliwon, Rabu (11/9/2019).

“Pelaku dijerat Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 204 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” kata dia, Jumat 913/9/2019).

Dia mengatakan dari tangan tersangka petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sejumlah bahan yang digunakan untuk membuat miras oplosan. Di antaranya satu buah jerigen ukuran 20 liter yang berisi sisa miras oplosan yang diracik pelaku, dua buah botol bekas air mineral kosong ukuran 1,5 liter, satu buah botol bekas air mineral berisi air buah kawis, satu buah botol bekas air mineral berisi campuran pewarna dan perisa makanan beraroma kopi, dua buah botol bekas air mineral kosong ukuran 600 mililiter, satu buah gayung, enam botol pewarna dan perisa makanan aroma kopi, serta sebuah ponsel.

“Pelaku membuat miras oplosan ini dengan meracik sendiri alkohol 96 persen dengan air minum biasa dan ditambah air buah kawis, essence kopi dan jamu paitan campuran adas, secang dan kapulaga,” kata Andy.

Akibat oplosan tersebut, lima orang meninggal dunia dalam dua hari berturut–turut. Kelimanya bernama Budiyono; Agimailanto; Joko Semedi; Supardi; dan Pudiharto.

“Ada enam yang minum, tapi hanya saty yang selamat atas nama Dian Septianto yang saat ini masih dirawat di RS Moewardi, Jebres, Solo. Selain mengautopsi lima jenasah korban tewas, kami juga mengambil sejumlah sampel bahan minuman miras oplosan ke laboratorium Polda Jawa Tengah untuk mengetahui bahan penyebab kematian,” kata dia.

Penjual miras oplosan Sigit mengaku kaget setelah mendengar kabar lima orang temannya meninggal setelah meminum miras oplosan dan satu orang masih dirawat di rumah sakit. Pasalnya, selama ini dia juga minum miras oplosan itu dan tidak apa–apa.

“Saya juga minum dan baik–baik saja. Makanya kaget saat didatangi Pak RT dan diminta menyerahkan diri karena miras oplosan saya menyebabkan orang mati. Makanya saya ke polsek menyerahkan diri,” kata dia.

 

sumber : akurat

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang

Silakan berkomentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.