Operasi Besar-besaran Narkoba di Medan, Ketegasan Kombes Calvijn Dapat Sorotan Positif GMNI
Medan – Upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan. Ketegasan dan konsistensi dalam menindak jaringan peredaran narkotika dinilai sebagai langkah nyata dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba.
Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Medan, Julpadli Simamora, menyampaikan penghargaan atas keberanian dan keseriusan jajaran Polrestabes Medan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Kami mengapresiasi keberanian Kapolrestabes Medan dalam memberantas narkoba. Ini merupakan langkah konkret untuk menjaga generasi bangsa dari ancaman zat terlarang,” ujarnya, Kamis (28/2/2026).
Menurutnya, tindakan tegas yang dilakukan tidak hanya mencerminkan kinerja institusi kepolisian, tetapi juga menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari kejahatan yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial.
Apresiasi tersebut juga didasarkan pada sejumlah operasi penindakan yang telah dilakukan secara berulang terhadap jaringan narkoba, termasuk yang beroperasi di kawasan Jermal. Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan peredaran narkotika dan telah beberapa kali menjadi target pengungkapan aparat kepolisian.
Sejak menjabat sebagai Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn menempatkan pemberantasan narkoba sebagai salah satu prioritas utama, selain penanganan penyakit masyarakat lainnya seperti perjudian. Langkah tersebut diwujudkan melalui operasi intensif di sejumlah lokasi rawan.
Dalam beberapa pengungkapan kasus, aparat berhasil mengamankan barang bukti narkoba dalam jumlah besar dari berbagai wilayah, di antaranya kawasan Jermal 15, Pancur Batu/Sibolangit, serta Beringin Tembung. Dari operasi tersebut, ratusan tersangka turut diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
GMNI Medan berharap upaya pemberantasan narkoba yang telah berjalan dapat terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurut mereka, sinergi antara aparat penegak hukum dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam memutus rantai peredaran narkotika di Kota Medan.
Langkah tegas yang dijalankan jajaran kepolisian tersebut dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemberantasan narkoba secara nasional, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.
Dengan berbagai pengungkapan yang telah dilakukan, upaya pembersihan jaringan narkoba di Kota Medan diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku serta mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di wilayah tersebut. (*)