Operasi Narkoba Menyentuh Titik Rawan, Kapolrestabes Medan Panen Apresiasi

Operasi Narkoba Menyentuh Titik Rawan, Kapolrestabes Medan Panen Apresiasi

MEDAN - Gebrakan 100 hari kerja Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr Jean Calvin Simanjuntak, sukses mencuri perhatian publik.

Bukan sekedar seremoni, pejabat menengah berpangkat melati tiga ini langsung tancap gas menyasar lokasi-lokasi yang selama ini dikenal sebagai "sarang penyamun".

Titik-titik rawan peredaran narkoba yang dulunya dicap sulit ditembus hukum, kini diporak-porandakan oleh jajaran Polrestabes Medan, Minggu (1/2/2026).

Langkah berani Jean Calvin ini dinilai sebagai misi penyelamatan nyata bagi masa depan anak muda di Kota Medan.

Apresiasi dari "Singa Hukum" Maruli Siahaan

Ketegasan Polrestabes Medan ini mendapat sambutan hangat dari Anggota DPR RI, Kombes Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan.

Pria yang akrab disapa "Ayah Maruli" ini menilai kepemimpinan Jean Calvin telah menunjukkan keberanian luar biasa dalam menegakkan hukum tanpa memandang bulu.

“Penindakan ini bukan sekedar penangkapan biasa, tapi benar-benar mengungkap akar permasalahan,” tegas Maruli.

Ia menyoroti kawasan-kawasan yang dulunya sangat marah bagi petugas, kini mulai disentuh dan dibersihkan.

“Kawasan-kawasan yang selama ini dikenal rawan kini disentuh langsung. Ini bukti nyata adanya perubahan di lapangan,” lanjutnya.

Kawasan Jermal Kini Berubah Drastis

Salah satu bukti nyata yang paling dirasakan masyarakat adalah penindakan tegas di kawasan Jermal.

Wilayah yang selama bertahun-tahun identik dengan peredaran gelap narkoba itu, kini mulai menunjukkan wajah yang berbeda dan jauh lebih aman.

Maruli Siahaan menyebutkan bahwa langkah ini bukan hanya soal keamanan wilayah, tapi investasi nyawa bagi generasi muda.

“Setiap langkah tegas aparat adalah investasi besar bagi masa depan anak-anak bangsa,” ujar Maruli dengan nada optimis.

Dukungan dari Kalangan Praktisi Hukum

Senada dengan Maruli, praktisi hukum dari PERADI, Michael P. Manurung, SH, juga memberikan penilaian positif.

Michael menilai arah kebijakan Polrestabes Medan sudah sangat tepat dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Penegakan hukum terhadap narkoba memang harus dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan,” kata Michael.

Menurutnya, aksi Jean Calvin dan organisasinya menunjukkan bahwa negara tidak boleh kalah dari sindikat narkoba demi melindungi masyarakat luas.

“Ini menunjukkan keberanian institusi negara dalam menjalankan amanat hukum untuk melindungi masyarakat,” tutupnya.

Hingga saat ini, dukungan terus mengalir agar kepemimpinan Kombes Pol. Jean Calvin tetap konsisten menjadi "benteng" bagi warga Medan dari ancaman narkotika.

sumber: beritanusa.com

Read more