Panen Raya Polda Jawa Tengah Capai 5,4 Ton

panen raya seretak polda jawa tengah

bhinnekanusantara.id – Pagi ini, Kamis (9/7) Polda Jawa Tengah Laksanakan Panen Raya budidaya berbagai jenis ikan dan udang dengan jumlah keseluruhan panen mencapai 5.400 Kg atau 5,4 Ton. Panen raya ini merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo dalam rangka polri mendukung Ekonomi Nasional.

Kegiatan Panen Raya ini dihadiri oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro  Mayjen TNI Bhakti Agus Fajari, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abioso Seno Aji, Para PJU Polda Jateng, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Ceo Pelindo III Semarang Ali Sodikin.

Panen Raya Serentak tersebut dilaksanakan di Kolam yang terdapat di samping Mako Ditpolairud Polda Jawa Tengah, adapun rincian ikan dan udang hasil budidaya Ditpolairud Polda Jawa Tengah yang siap panen pagi ini yang pertama adalah ikan nila  yang ditebar pada 21 Februari kemarin sebanyak 25.000 benih, luas kolam mencapai 7.200 M. Hasil panen ikan nila ini mencapai 800 Kg.

Disusul yang kedua, panen Udang Vaname ditebar pada 9 Maret kemarin sebanyak 100.000 ekor, luas kolam mencapai 2m x 4m. Hasil panen Udang Vaname ini mencapai 100 Kg.

Selanjutnya yang ketiga, panen ikan kerapu ditebar pada 6 Maret kemarin sebanyak 200 ekor, luas kolam mencapai 2m x 4m. Hasil panen ikan kerapu ini mencapai 100 Kg.

Panen raya yang keempat adalah jenis ikan bandeng, dengan lahan milik Bapak Maskuri Kec. Sayung. Ditebar pada  Januari kemarin sebanyak 200.000 ekor, luas kolam mencapai 1,6 Ha. Hasil panen ikan bandeng ini mencapai 1.900 Kg.

Berikutnya adalah panen ikan lele ditebar pada 6 Maret kemarin sebanyak 10.000 ekor, luas kolam mencapai 2m x 4m. Hasil panen ikan kerapu ini mencapai 1.700 Kg.

“Bapak Kapolri telah menetapkan kita untuk membuat ketahanan pangan khususnya sektor peternakan dan perikanan, hari ini telah kita panen dari luas tanah 7.500  M hampir 5,4 ton dimana penanaman ini dari Ditpolairud Polda Jateng yang hasil panenya dikelola oleh masyarakat sekitar. Adapun untuk benih diberikan oleh dinas terkait” Ucap Kapolda Jateng (9/7)

Di lokasi yang berbeda Ditpolairud Polda Jawa Tengah juga memanen ikan lele di lahan milik Bapak Sumarno Desa Tugurejo. Ditebar pada  25 Februari kemarin sebanyak 5.000 ekor, luas kolam mencapai 8m x 15 m. Hasil panen ikan lele ini mencapai 500 Kg.

Lokasi budidaya ikan lele yang siap panen selanjutnya berada di Desa Arum Jaya dengan lahan milik Bapak Kohari. Ditebar pada  27 Februari kemarin sebanyak 3.500 ekor, luas kolam mencapai 6 m x 4 m. Hasil panen ikan lele ini mencapai 300 Kg.

“Saya berterimakasih kepada Kapolda Jateng bahwa selama ini telah memberikan berbagai bantuan mulai dari sembako, masker dan jaket untuk para nelayan agar berlayar menjadi selamat, juga kami berterimakasih kepada Ditpolairud Polda Jateng yang telah melakukan penebaran benih ikan lele, nila dan bandeng.” ucap Lurah Bandarharjo Emi Setiana Estu Handayani.

“Kami mewakili masyarkat Bandarharjo dan Masyarakat Nelayan mengucapkan selamat Hari Bhayangkara yang ke -74 senoga Polri semakin dicintai masyarakat. lanjutnya Bu lurah(9/7)

Ketahanan pangan diwilayah hukum Polda Jateng diantaranya meliputi bidang pertanian  dengan luas lahan mencapai    8.294.140 M dan terdapat 3.809.348 pohon berbagai jenis.

Selanjutnya bidang peternakan dengan luas lahan ternak mencapai 521.645 M dan terdapat  330.959 ekor berbagai jenis hewan ternak. Ada juga bidang padat karya terdapat 29 kolam ikan dengan  67.000 benih ikan lele dan nila.

“Saya kira ini ide briliant, salah satu langkah yang dilakukan polri untuk menginspirasi masyarakat, kedepan persoalan   pangan, energi, air  akan menjadi perebutan bagi kita semua bukan hanya masyrakat Indonesia tapi masyarakat dunia maka jauh sebelumnya kita harus melakukan langkah antisipasi contohnya Budidaya Ikan ini.” tutur Pangdam (9/7). (saibumi)