Pantai Padang Disisir Aparat, Polda Sumbar Tegaskan Aksi Bersih Bukan Sekadar Seremonial

Pantai Padang Disisir Aparat, Polda Sumbar Tegaskan Aksi Bersih Bukan Sekadar Seremonial

Sumatera Barat - Jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama TNI menggelar aksi bersih pantai di kawasan Pantai Padang, Selasa (10/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan konkret terhadap arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan kota di seluruh Indonesia.

Aksi bersih pantai tersebut diinisiasi oleh Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumbar AKBP Ibnu Bagus Santoso. Sejak pagi, ratusan personel gabungan tampak menyisir sepanjang bibir Pantai Padang, mengumpulkan sampah plastik, kayu, hingga limbah rumah tangga yang mencemari kawasan wisata andalan Kota Padang itu.

Kegiatan ini melibatkan personel Ditpolairud dan Ditsamapta Polda Sumbar, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, serta TNI Angkatan Udara. Secara keseluruhan, sebanyak 450 personel Polri dikerahkan, didukung sekitar 150 personel gabungan TNI serta melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumbar Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

“Jadi sama-sama, kebersihan ini adalah tugas kita bersama. Jangan sampai lingkungan kita tidak kita perhatikan,” kata Solihin di sela kegiatan.

Ia menekankan pentingnya menanamkan budaya bersih sejak dini, mulai dari anak-anak usia taman kanak-kanak hingga orang dewasa. Menurutnya, kebiasaan hidup bersih yang dibangun secara konsisten akan melahirkan rasa tanggung jawab dan rasa malu jika lingkungan terlihat kotor.

“Kalau sudah biasa mendisiplinkan kebersihan, tentu akan menjadi tanggung jawab. Orang akan malu kalau lingkungannya kotor,” ujarnya.

Solihin juga menegaskan bahwa aksi bersih pantai ini tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda rutin lintas sektor untuk memastikan Pantai Padang tetap bersih dan nyaman.

“Target kami Pantai Padang bisa selalu bersih. Jadi kegiatan seperti ini bukan hanya sekali saja,” tegasnya.

Ia menyebutkan, sebelumnya TNI AL dan Polri juga telah beberapa kali melakukan kegiatan serupa. Ke depan, kolaborasi akan diperluas dengan melibatkan pemerintah daerah, pihak swasta, hingga pelajar.

“Nanti ke depan kita akan ajak anak-anak sekolah, mungkin di hari libur seperti Sabtu atau Minggu, supaya sama-sama punya kepedulian,” katanya.

Lebih lanjut, Solihin mengingatkan bahwa Pantai Padang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Sumatera Barat yang menjadi wajah daerah di mata wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Kebersihan kawasan tersebut dinilai sangat berkaitan dengan citra dan nama baik Sumbar.

“Malu kita kalau ini kotor. Apalagi ini destinasi wisata. Kalau bersih, pengunjung akan senang dan mau datang lagi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung persoalan sampah rumah tangga yang kerap menjadi sumber utama pencemaran lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, karena dampaknya bisa memicu banjir, penyakit, hingga kerusakan lingkungan.

“Kalau dibuang ke sungai, itu kotor dan dampaknya bisa banjir, sumber penyakit, dan masalah lainnya,” ucapnya.

Meski pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas tempat pembuangan sampah, Solihin menekankan bahwa kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama.

“Jangan karena lihat petugas baru kita disiplin. Ini harus dari hati kita sendiri,” pungkasnya. (*)

Read more

Mudik Gratis Presisi 2026 Diserbu Pendaftar, 32 Ribu Pemudik Antusias Ikut Program Polri

Mudik Gratis Presisi 2026 Diserbu Pendaftar, 32 Ribu Pemudik Antusias Ikut Program Polri

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korlantas Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat melalui program Mudik Gratis Presisi 2026. Berdasarkan laporan terbaru dari Posko Operasi Ketupat 2026 hingga Senin, 16 Maret 2026, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi aman ini terpantau sangat tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Secara