Pelintasan Sebidang Makan Korban, Seorang Balita Tewas

bhinnekanuantara.id – Peristiwa kecelakaan di perlintasan kereta api kembali terjadi di Dusun Sanggeh Desa Tambirejo Kecamatan Toroh, Jumat (27/3) pukul 22.45.

Kecelakaan ini menimpa mobil Daihatsu Sigra warna putih bernopol H 8743 TR, yang ditumpangi empat orang warga Delikrejo, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Semarang.

Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Iptu Candra menyebutkan, peristiwa itu bermula saat mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan Mochamad Idries (36) dan ditumpangi istrinya Indah Tri Astutik (30) serta dua anaknya itu berjalan di sisi selatan rel dari arah barat ke timur.

Sesampainya di lokasi, pengemudi mencoba menyeberangi perlintasan dengan palang pintu swadaya namun tanpa penjagaan untuk menuju utara. Namun, pada saat bersamaan dari arah barat (Semarang) ke timur (Surabaya) terdapat KA barang bernomor 2324 dengan 30 rangkaian.

Benturan pun tak terhindarkan karena dekatnya jarak. Akibat tabrakan itu, mobil terpental sejauh 20 meter dari titik benturan dan terbalik. Akibat peristiwa itu, seorang balita yang menjadi salah satu penumpang tewas dilokasi, sementara tiga lainnya luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Selang enam jam sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di pelintasan sebeleah barat Stasiun Gambringan, Dusun Pengkol, Desa Depok, Kecamatan Toroh. Peristiwa itu menimpa sebuah mobil Xenia warna hitam bernomor polisi K 9355 GF yang didalamnya berisi dua orang, laki-laki dan perempuan.

Kecelakaan tersebut menewaskan Sutiyem (47), warga Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi. Sementara, satu lainnya, Harjono (52), warga Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi mengalami luka-luka cukup parah dan menjalani perawatan di rumah sakit.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi