Pemuda Asal Malang Todong Kasir Indomaret di Banyumanik, Dihajar Warga hingga Babak Belur

Pemuda asal malang todong kasir indomaret di banyumanik, dihajar warga
Pemuda Asal Malang Todong Kasir Indomaret di Banyumanik, Dihajar Warga



Semarang - Indomaret di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik menjadi sasaran aksi kejahatan, Sabtu (11/10/2025).

Pelakunya juga tergolong nekat, melakukan aksi sendirian pada pagi hari sekitaran sekitar pukul 07.30.

Selain modal nekat, pelaku juga membawa senjata tajam jenis pisau yang digunakan menodong kasir Indomaret.

Baca Juga: 100 Relawan Siap Bantu Hidangkan 30 Ribu Porsi Makan di Haul Solo 2025 Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi

Kejadian tersebut, YA, 30, perempuan warga Gombel Lama, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik.

YA, juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran terluka bagian jari tangan kiri, akibat terkena sabetan senjata tajam oleh pelaku.

Beruntungnya, pelaku berhasil diamankan warga setelah korban berteriak minta tolong.

Pelaku diketahui bernama Dwi Lukman Adi Harianto, 29, warga asal Penarukan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya, ungkap kasus 365 (pencurian dengan kekerasan), di Indomaret," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (11/10/2025).

Kejadian ini bermula saat korban beraktivitas di dalam Indomaret. Sesaat itu, datang seorang pelaku sendirian ke dalam Indomaret, sekitar pukul 07.30. Pelaku kemudian berpura-pura memilih barang.

Lantaran terlihat sepi, pelaku mendatangi korban yang sedang di meja kasir. Seketika itu, pelaku langsung mengeluarkan Sajam dan menodong ke korban sembari mengambil uang di laci.

Namun, jari telunjuk dan jari tengah korban sempat terkena sabetan Sajam lantaran berusaha mempertahankan.

Kemudian pelaku yang berhasil mengambil sebagian uang, langsung berupaya kabur keluar Indomaret. Namun, korban langsung berteriak minta tolong dan mengejar pelaku.

Beruntung, teriakan korban terdengar sejumlah warga yang berada di depan sekitaran Indomaret, dan akhirnya pelaku terkejar hingga berhasil diamankan.

"Pelaku satu orang. Pas sepi, dia (pelaku) nodong, njaluk (minta) duwit terus melukai tangan (korban)," bebernya.

Pelaku sempat mendapat dihakimi warga lantaran geram dengan perbuatannya. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Tembalang.

Pelaku kemudian digelandang ke kantor polisi untuk dilakukan penanganan hukum lebih lanjut.

"Pelaku ketangkap warga, dikejar," katanya.

Informasi yang diperoleh, keberadaan pelaku di wilayah Semarang bertempat tinggal di sebuah mess tempat usaha jualan martabak di wilayah Kecamatan Banyumanik.

Barang bukti yang diamankan dilokasi kejadian ada uang tunai sekitaran Rp 1 juta, hasil kejahatan tersebut. Kemudian, sebilah pisau dapur yang digunakan sebagai sarana melakukan aksi penodongan.

Terkait motif kejahatan ini, Kapolsek mengatakan pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polsek Banyumanik.

"Ini masih dalam pemeriksaan (penyidikan). Langsung ditahan, ancamannya (pasal) pencurian dengan kekerasan," pungkasnya.

Read more