Penjual Miras Tewaskan 5 Orang Ditangkap

bhinnekanusantara.id – Sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) , usai minuman keras ( miras) oplosan yang dijualnya menimbulkan lima orang tewas, Sigit Seno Susanto (46) warga Perumahan Tekad Makmur, Kelurahan Joho, Mojolaban, Sukoharjo ditangkap polisi, Jumat (13/9/2019). Lima orang yang tewas usai minum miras oplosan bikinan Sigit Seno, diantaranya Agimailanto warga Solo; Pudiarto alias Iput warga Karanganyar; Joko Semedi warga Mojolaban, Sukoharjo; Budiyono warga Solo dan Supardi alias Klowor warga Sukoharjo.

Awalnya Sigit pada hari Minggu (8/9/2019) menjual miras oplosan kepada Joko Semedi alias Uuk. Uuk kemudian mengajak empat orang temannya diantaranya Agimailanto; Pudiarto alias Iput, Budiyono dan Supardi alias Klowor pesta minum minuman keras oplosan di pinggir Sungai Bengawan Solo tepatnya di kawasan kampung Beton, Kecamatan Jebres, Solo.

Sampai di rumah, lima orang itu mengalami sakit seperti keracunan. Kelima orang dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Moewardi, Solo, namun tidak tertolong.

Awalnya empat orang yakni Joko Semedi, Agimailanto, Budiyono dan Supardi yang meninggal dunia. Sementara Pudiarto alias Iput kritis. Namun sehari setelah menjalani perawatan Iput juga menghembuskan nafas yang terakhir.

Mendengar ada yang meninggal dunia karena mengkonsumsi miras oplosan yang dijualnya, Sigit Seno sempat kabur. Namun akhirnya berhasil diringkus polisi di Sukoharjo. Polisi juga menyita barang bukti dari rumah Sigit diantaranya racikan minuman keras oplosan dengan bahan alkohol 96 persen, air mineral, air buah kawis,
pewarna dan aroma bahan makanan jenis kue serta jamu pahitan ( adas pulowaras, kayu secang dan kapulogo). Sisa minuman racikan maut sebanyak satu jeriken disita polisi sebagai barang bukti.
Petugas mengirim sisa miras oplosan ke laboratorium forensik (Labfor) Polda Jateng.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai, Jumat (13/9/2019) mengatakan polisi masih menunggu hasil labfor untuk mengetahui zat yang menyebabkan tewasnya empat orang pemabuk itu. Sementara tersangka Sigit dijerat Pasal 196 Undang– Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juncto Pasal 204 ayat 1 dan 2 Kitab Undang – undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman dihukum penjara 20 tahun.

 

sumber : krjogja

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang

Silakan berkomentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.