BREAKING

Berita Jateng

Penyebab Jalur Pantura Pati-Rembang Macet Parah

REMBANG, Jateng – Jalur Pantura Pati-Rembang tersendat lagi. Pesepeda motor hingga truk kontainer padat merayap di jalur tersebut sejak kemarin pagi.

Kemacetan bermula di Desa Widorokandang, Pati. Pukul 11.00 kemarin bus, mobil, dan truk tampak terjebak macet di sana. Truk kontainer hingga bus tampak menerobos melawan arus. Mereka menerjang dari bahu jalan untuk melintasi kemacetan.

Para sopir pun terjebak di sana sejak pukul 10.00. Beberapa sopir juga terlihat mematikan mesinnya dan tidur di truk. ”Satu jam saya terjebak macet di Pati. Belum lagi nanti mau ke Rembang pasti kejebak macet lagi. Pusing ini,” terang salah satu sopir truk Karnadi.

Kemacetan diperkirakan karena dampak pembangunan jembatan di Juwana dan pembetotan jalan di Batangan. ”Kemacetan dimungkinkan karena dampak pembangunan jembatan Juwana dan perbaikan jalan di Batangan,” jelas Kasatlantas Polresta Pati Kompol Asfauri.

Pihaknya mengarahkan bagi kendaraan mobil melintasi jalur alternatif. Melalui Desa Glonggong, Jakenan, menuju Kecamatan Jaken.

Di sisi lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Prov Jateng Dinar Pangayoman mengaku, sudah berkoordinasi dengan dinas di daerah untuk mencegah kemacetan. Salah satunya dengan menyiapkan jalur alternatif. ”Jembatan Juwana awal April rencananya sudah bisa dilewati. Sehingga bisa mengurai kemacetan. Kemudian segmen perbaikan jalan di Batangan juga ada yang sudah selesai,” jelasnya.

Dia menuturkan, kontrak penanganan rekonstruksi jalan di Pati-Rembang secara keseluruhan merampungkan 5,4 kilometer. Jalan dengan kerusakan paling mendesak dibereskan dulu. ”Dinilai paling mendesak kami tangani untuk menunjang arus mudik. Targetnya sebelum Lebaran sudah selesai,” tuturnya.

Sementara itu, perbaikan jembatan Juwana kini sudah 90 persen. Pada awal bulan ini, mulai uji coba sebelum bisa dilintasi kendaraan. ”Pengecoran sudah selesai. Ini proses pengaspalan dan finishing lain. Pengerjaannya sudah 90 persen,” terang Supervisi PT Bukaka Sindu Yoga.

Sumber: radarkudus.jawapos.com

 

Polres Banjarnegara, Kapolres Banjarnegara, Pemkab Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Banjarnegara, Polres Rembang, Kapolres Rembang, Pemkab Rembang, Kabupaten Rembang, Rembang, AKBP Hendri Yulianto, Hendri Yulianto, AKBP Dandy Ario Yustiawan, Dandy Ario Yustiawan, Polda Jateng, Jateng, PoldaJawaTengah, JawaTengah, Polri

Related Posts