Penyidik Belum Agendakan Kembali Pemeriksaan Joko Driyono

Jakarta – Satgas Anti Mafia Bola, masih menganalisa hasil pemeriksaan terhadap Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti. Penyidik belum mengagendakan apakah akan memeriksa Jokdri -panggilan akrab Joko Driyono- kembali atau tidak.

“Tunggu agenda penyidik (pemeriksaan Jokdri kembali), apa masih diperlukan atau sudah cukup,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (8/3/2019).

Sebelumnya, Jokdri telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/3) hingga Kamis (7/3) dini hari. Usai menjalani pemeriksaan, dia bersyukur dan menyampaikan siap memberikan keterangan kembali apabila penyidik memerlukannya.

“Pertama Alhamamdulillah, saya telah menyelesaikan pemeriksaan. Tentu saya bersedia untuk memberikan keterangan, jika dari penyidik memerlukan dan memanggil saya setiap saat,” kata Jokdri, Kamis (7/3) kemarin.

Namun, ketika itu Jokdri enggan berkomentar banyak terkait apa materi pemeriksaan dan apakah penyidik akan memanggilnya kembali. “Jadi pemeriksaan pada hari ini telah saya tunaikan. Saya kira itu saja ya, terima kasih,” ucap Jokdri.

Diketahui, Jokdri telah menjalani serangkaian pemeriksaan terkait kasus dugaan perusakan barang bukti. Pertama, Jokdri menjalani pemeriksaan selama 20 jam, sejak Senin (18/2) hingga Selasa (19/2).

Kemudian, penyidik kembali melakukan pemeriksaan panjang terhadap Jokdri pada Kamis (21/2), hingga Jumat (22/2) pagi. Penyidik memberikan sekitar 40 pertanyaan dalam pemeriksaan itu.

Selanjutnya, Jokdri diperiksa kembali pada Rabu (27/2). Pemeriksaan hanya berjalan 4 jam, sebab Jokdri meminta untuk ditunda karena ada agenda pekerjaan.

Penyidik telah menetapkan Jokdri sebagai tersangka karena diduga menyuruh tersangka Muhammad Mardani alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur untuk merusak atau menghancurkan barang bukti di Kantor Komdis PSSI.

Satgas Antimafia Bola, juga telah menggeledah apartemen Joko Driyono, di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2) malam.

Polisi menyita sebanyak 75 item barang bukti hasil dari penggeledahan itu. Diantaranya, laptop merek Apple warna silver beserta charger, sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger, dokumen-dokumen terkait pertandingan, buku tabungan, kartu kredit, empat buah bukti transfer, tiga buah handphone warna hitam, enam buah handphone, satu bundel dokumen PSSI, satu buku catatan warna hitam, satu buku note kecil warna hitam, dua buah flash disk, satu bundel surat, dua lembar cek kwitansi, dan satu buah tablet merek Sony warna hitam.

 

 

Sumber : Berita Satu

Editor : Aishwarya login by Polda Jateng