oleh

Peredaran Narkoba Libatkan Mahasiswa Kian Masif, Polrestabes Semarang Sudah Ciduk Tujuh Orang

bhinnekanusantara.id – Data ungkap kasus narkoba yang ditangani Polrestabes Semarang setiap tahun meningkat.

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi mengatakan, pada 2017 pihaknya mengungkap 198 kasus narkoba berbagai jenis.

Sedangkan 2018, meningkat menjadi 287 kasus narkoba yang berhasil diungkap.

AKBP Enrico menyebut, narkoba jenis sabu masih mendominasi di Kota Semarang.

Terbukti dari seluruh hasil ungkap kasis tersebut, barang bukti yang paling banyak adalah sabu.

“Total beratnya belum pasti, tapi paling banyak sabu. Itu mendominasi,” kata AKBP Enrico, Selasa (12/3/2019).

Lalu sepanjang tahun ini atau Januari hingga pertengahan Maret 2019, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang telah mengungkap 60 kasus peredaran narkoba.

Dari 60 kasus ini, polisi telah menetapkan 89 tersangka.

AKBP Enrico mengatakan, 89 tersangka ini, tujuh di antaranya berstatus mahasiswa.

“Tujuh tersangka berstatus mahasiswa aktif di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Semarang,” katanya.

Menurutnya, peredaran narkoba di Kota Semarang saat ini terbilang masif.

Terlihat dari pola peredaran narkoba dan pelaku sudah tidak lagi berasal dari kalangan masyarakat umum.

“Tapi sudah masuk ke dunia pendidikan. Tidak cuma peredaran narkobanya, tapi pelakunya juga sudah dari kalangan mahasiswa,” katanya.

Peredaran narkoba yang sudah merambah ke dunia pendidikan, kata AKBP Enrico menjadi atensi khusus yang harus segera ditangkal.

Dia menyebut, perlu peran aktif dari semua stakeholder dan masyarakat agar peredaran narkoba tidak semakin meningkat.

“Kalau dibilang meningkat ya meningkat, itu jadi atensi kami. Sekarang sudah merambah dunia pendidikan, butuh aksi nyata dari semua pihak untuk membendung ini,” pungkasnya.

 

 

Sumber : Tribun Jateng

Editor : Bhuwananda login by Polda Jateng