Perkembangan Terkini Kasus Yai Mim–Sahara, Polresta Malang Kota Jadwalkan Gelar Perkara

Perkembangan Terkini Kasus Yai Mim–Sahara, Polresta Malang Kota Jadwalkan Gelar Perkara

MALANG – Satreskrim Polresta Malang Kota akan segera melakukan gelar perkara terkait kasus perseteruan antara eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim dengan tetangganya yaitu Sahara.

Rencananya, gelar perkara itu akan dilaksanakan pada Rabu (12/11/2025).

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh mengatakan, bahwa penyidik tengah mematangkan proses administrasi terlebih dahulu.

Sebelum nantinya, perkara resmi dilakukan gelar perkara dan naik ke tahap penyidikan.

“Terkait perkembangan kasus Yai Mim, masih dalam proses. Insyallah besok, akan kami gelar untuk naik ke penyidikan,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Dalam gelar perkara tersebut, akan membahas sejumlah laporan yang telah diterima terkait perkara Yai Mim dengan Sahara.

Mulai dari pencemaran nama baik, dugaan pelecehan seksual, dugaan penistaan agama, dugaan persekusi serta dugaan pencurian data elektronik.

“Ada beberapa perkara akan dijadwalkan. Namun, ada satu perkara yang sudah bisa kami naikkan ke tingkat penyidikan,” tambahnya.

Disamping itu, Soleh juga menegaskan bahwa pihaknya telah memeriksa seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dalam perkara ini. Baik saksi pelapor dan terlapor serta sejumlah tetangga.

“Intinya, semua saksi sudah kami mintai keterangan. Termasuk pemeriksaan saksi ahli, juga sudah dilakukan sebelum dilaksanakan gelar perkara,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumny, kisruh antar tetangga antara eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau akrab disapa Yai Mim dan Sahara terus berlanjut lewat proses hukum.

Selain melaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik, pihak Yai Mim secara resmi juga melayangkan dua laporan tambahan ke Polresta Malang Kota pada Selasa (7/10/2025) lalu.

Dua laporan tambahan itu berkaitan dengan dugaan persekusi serta dugaan penistaan agama. Kemudian pada awal November, disusul kembali membuat laporan baru terkait pencurian data pribadi elektronik.

Sementara itu, Sahara juga membuat laporan tambahan pada Rabu (8/10/2025) lalu dengan melaporkan Yai Mim atas dugaan pornografi dan pelecehan seksual.

Read more