Personel Satlantas Grobogan dan Pemadam Kebakaran Berjibaku Padamkan Api Jerami

bhinnekanusantara.id – Arus lalu lintas di jalan raya Purwodadi-Semarang, tepatnya di Desa/Kecamatan Penawangan sempat macet, Senin (24/6/2019). Kemacetan disebabkan kondisi jalan raya tertutup asap tebal dari pembakaran tumpukan jerami di pinggir jalan raya.

Akibat adanya asap ini, kendaraan dari kedua arah terpaksa melaju pelan. Sebagian kendaraan memilih berhenti saat asap tebal menutup pandangan mata. Sejumlah pengendara sempat mengira ada kecelakaan lalu lintas. Ternyata perkiraan ini salah.

“Arus lalu lintas sore ini memang agak sedikit terganggu karena ada asap tebal dari pembakaran tumpukan jerami. Untungnya, kejadian ini tidak sampai menimbulkan kecelakaan,” kata personil patroli Satlantas Polres Grobogan Polda Jateng Bripka Ikhwan yang ikut mengatur kelancaran arus kendaraan di lokasi tersebut.

Mengingat tumpukan jerami yang dibakar cukup banyak, polisi kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Setelah disemprot air hampir satu jam, api yang membakar jerami itu berhasil dipadamkan.

Beberapa hari sebelumnya, aksi pembakaran jerami sembarangan juga terjadi di di pinggir jalan raya Godong-Karangrayung, tepatnya di Desa Pangkalan. Dalam kejadian ini, polisi terpaksa meminta bantuan pemadam kebakaran karena apinya cukup besar dan lokasinya dekat dengan rumah warga.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan Polda Jateng AKP I Putu Krisna mengimbau kepada petani untuk bersikap hati-hati saat melangsungkan panen. Yakni, tidak menaruh hasil panen di bahu jalan karena mengganggu arus kendaraan.

Selain itu, petani juga diminta tidak membakar tumpukan jerami dekat dengan jalan raya. Solanya, jika ada angin berhembus, asap pembakaran bisa menutup jalan dan membahayakan pengendara yang melintas.

“Saya minta petani jangan bakar-bakar jerami di pinggir jalan. Kalau mau dibakar, sebaiknya ditaruh ditengah sawah yang jauh dari jalan. Satu hal lagi, kalau bakar

jerami jangan langsung ditinggal begitu saja. Tetapi harus diawasi agar apinya tidak menjalar ke lokasi lain,” katanya.

 

 

Sumber : Tribratanews

Editor : Kiss login by Polda Jateng