oleh

Pertamina Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Banjir di Klaten

bhinnekanusantara.id PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV, menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Adapun bantuan yang diserahkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, merupakan kebutuhan pokok pengungsi yaitu berupa perlengkapan dapur umum di antaranya Elpiji Bright Gas 5,5 Kg, sembako yang terdiri dari 1 ton beras, 250 dus mie instan, 70 dus air mineral, perlengkapan bagi balita dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Penyerahan bantuan ini diserahkan oleh Senior Supervisor CSR & SMEPP MOR IV, Ujang Supriadi, pada posko bantuan yang terdapat di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

“Berdasarkan hasil koordinasi antara Pertamina dan Pihak Kecamatan Cawas, bantuan akan dipusatkan di dua posko utama yaitu di Desa Japanan yang melingkupi 10 desa di selatan sungai dengkeng, dan Posko lainnya di Desa Karang Asem melingkupi 10 desa di utara sungai dengkeng,” jelas Ujang Supriadi,  Minggu (10/3/2019).

Unit Manager Comm & CSR MOR IV, Andar Titi Lestari mengatakan, Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan turut meringankan beban masyarakat yang saat ini berada di posko-posko pengungsian.

“Bantuan yang kami berikan merupakan bentuk dari tanggung jawab Pertamina kepada lingkungan dan masyarakat. Maka sudah seharusnya Pertamina MOR IV berupaya untuk turut meringankan beban warga yang mengalami musibah Banjir di Wilayah Klaten, Jawa Tengah,” ungkap Andar.

Andar menambahkan, bantuan sosial ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan merupakan bentuk komitmen Pertamina terhadap masyarakat.

TJSL dilaksanakan dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan CSR yang meliputi berbagai bidang yaitu kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan manajemen bencana.

“Landasan pelaksanaan CSR Pertamina adalah people, planet, and profit atau (3P). Landasan tersebut bahkan dijadikan fokus Pertamina dalam menjalankan operasinya, dimana distribusi maupun produk yang dikembangkan dan dihasilkan perlu memprioritaskan kelestarian lingkungan serta kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, Camat Kecamatan Cawas, Sofyan menuturkan, dua desa yang paling terdampak adalah Desa Japanan dan Desa Karang Asem. Posko bantuan pun didirikan di kedua wilayah tersebut.

 

Sumber : Tribun Jateng

Editor : Bhuwananda IMM Polda Jateng