Pesan Tegas Kombes Nanang: Berita Krimsus Harus Satu Pintu Lewat Humas!
PANGKAL PINANG - Momentum Ramadan dimanfaatkan jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk mempererat sinergi dengan insan pers. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Nanang Haryono menghadiri acara buka puasa bersama awak media Mitra Humas Polda Babel di Resto Aroma Laut, Pangkalpinang, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komunikasi antara kepolisian dan media. Dalam sambutannya, Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan pentingnya koordinasi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik antara Ditreskrimsus dan para jurnalis.
Ia menyampaikan harapannya agar sinergi tersebut terus dipertahankan, terutama dalam penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Nanang juga mengingatkan pentingnya mekanisme konfirmasi sebelum publikasi, guna menghindari kesalahpahaman informasi.
“Kalau ada hal-hal yang perlu ditanyakan atau diklarifikasi, silakan konfirmasi terlebih dahulu melalui Kabid Humas. Kita ingin berita yang sampai ke masyarakat benar dan positif,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Ditreskrimsus dalam menjaga transparansi penanganan perkara, sekaligus memastikan arus informasi berjalan satu pintu melalui Humas Polda.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso mengapresiasi kehadiran para awak media yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan berbagai kegiatan dan pengungkapan kasus kepada publik.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membangun opini publik yang konstruktif, sekaligus menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat. Ia juga memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan.
“Kegiatan ini bagian dari meningkatkan silaturahmi antara Polda Babel dengan awak media, tentunya dalam memberitakan hal yang positif. Terima kasih atas dukungan rekan-rekan semua,” kata Agus.
Buka puasa bersama tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol keterbukaan komunikasi antara aparat penegak hukum dan insan pers. Di tengah dinamika penanganan berbagai kasus strategis, hubungan harmonis antara kepolisian dan media dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.