oleh

Petugas Gabungan Razia Protokol Kesehatan di Cepu Blora

Polres Blora Polda Jawa Tengah |Sebanyak 33 warga ditemukan melanggar protokol kesehatan, saat petugas gabungan melakukan Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan, Rabu, (27/01/2021). Pelanggaran tersebut didominasi tidak memakai masker.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah. Petugas Gabungan di Blora terus melakukan berbagai macam upaya. Salah satunya adalah kegiatan operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan.

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Blora, Polsek Cepu, Kodim 0721/Blora serta Subdenpom Blora bersama Satpol PP dan BPBD memantau aktifitas warga di kawasan simpang tiga Kapur Tulis Cepu. Dan dalam kegiatan tersebut ditemukan 33 pelanggar yang akhirnya dikenakan sanksi sosial kerja bakti di lingkungan sekitar, dengan menggunakan rompi orange bertuliskan “Pelanggar protokol kesehatan”.

Camat Cepu Luluk Agung Ariadi,S.Stp,MA mengungkapkan bahwa tujuan utama operasi yustisi adalah untuk menekan penyebaran Covid-19 di Blora, terutama diwilayah Cepu. Apalagi Kecamatan Cepu adalah berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur. “Dengan adanya sanksi dari petugas, diharapkan masyarakat tertib disiplin protokol kesehatan. Dan tentunya dengan sanksi tersebut diharapkan ada efek jera, sehingga warga disiplin protokol kesehatan,” ungkap Camat Cepu.

Sementara itu Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH menyampaikan bahwa, Polres Blora dalam hal ini Polsek Cepu akan bersinergi bersama TNI Kodim 0721/serta instansi terkait lainnya untuk mendukung tugas tugas penanganan Covid-19. “Kita akan selalu mendukung tugas tugas penanganan Covid-19. Salah satunya adalah penegakkan disiplin protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi Gabungan,” kata AKP Agus Budiana.

Dalam kegiatan tersebut petugas menemukan 21 pelanggaran protokol kesehatan, dimana para pelanggar protokol kesehatan tersebut dikenakan sanksi sosial kerja bakti membersihkan lingkungan dengan mengenakan rompi orange bertuliskan pelanggar protokol kesehatan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Cepu AKP Budiana,SH mengungkapkan bahwa kegiatan operasi yustisi kesehatan ini akan terus digelar berkelanjutan, dengan tujuan utama untuk menumbuhkan kesadaran dari masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Blora dalam kegiatan kemanusiaan penanganan Covid-19. “Polsek Cepu bersama dengan Koramil Cepu akan terus mendukung kegiatan penanganan Covid-19, salah satunya adalah operasi yustisi protokol kesehatan,” kata Kapolsek Cepu.

Kapolsek menegaskan bahwa penindakan pelanggaran protokol kesehatan memang perlu dilakukan, dimana jika ada tindakan ataupun sanksi maka bisa menimbulkan efek jera bagi para pelanggar, “Dengan adanya sanksi, diharapkan masyarakat tidak ada yang melakukan pelanggaran,” urai Kapolsek Agus Budiana.

Adapun dari 21 pelanggaran protokol kesehatan, didominasi oleh pelanggaran tidak memakai masker.

Sementara itu Camat Cepu Luluk Agung Ariadi,S.Stp,MA menyampaikan bahwa dalam penanganan Covid-19 pihaknya akan terus menjalin sinergi dengan Polsek dan Koramil Cepu, sehingga kegiatan kegiatan untuk antisipasi Covid-19 bisa berjalan maksimal, “Semua yang kita lakukan adalah untuk kesehatan bersama, apa yang kita lakukan akan sia sia, tanpa peran aktif dari masyarakart. Untuk itu kami mohon warga agar selalu disiplin protokol kesehatan,” ucap Camat Cepu.

News Feed