Polda Jateng Akan Disposal Bahan Peledak di 5 Tempat Penyimpanan

bhinnekanusantara.id – Disposal bahan peledak di Mako Brimob Srondol Semarang pascaledakan sudah rampung. Saat ini Polda Jawa Tengah masih berproses agar disposal bisa dilakukan terhadap bahan peledak yang disimpan di lima tempat lainnya.

“Yang meledak di Srondol sudah selesai semua. Ada 40, ada 24 meledak, sisanya (16 peledak) sudah (didisposal), masih ada lima tempat lagi,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (26/9/2019).

Rycko tidak menyebut detail lokasi penyimpanan peledak lainnya. Namun ia mengatakan total ada enam tempat penyimpanan di wilayah Polda Jateng terdiri dari tiga tempat di Brimob dan tiga tempat di Polres.

Dia menjelaskan ada proses yang harus dilakukan agar disposal bisa dilakukan antara lain menyiapkan peledak khusus.

“Sedang diajukan anggarannya sudah dilakukan supervisi oleh kor Brimob. Perlu waktu, pertama mengadakan bahan peledak, kita tidak simpan stok karena bahaya. Bahan peledaknya harus dinilai kemampuannya jangan sampai diledakkan tidak meledak malah mental ke rumah penduduk, cilaka. Ada penilaian dari tim ahli di jibom,” jelasnya.

Untuk diketahui bahan peledak yang disimpan di Mako Brimob Srondol meledak pada 14 September 2019 lalu. Saat ini Rycko belum mendapat laporan terkait hasil olah tempat kejadian perkara.

“Perkembangan di mako Brimob belum dapat laporan dari manajer olah TKP. Saya masih menunggu hasil ya,” katanya.

 

sumber : detik.com
editor : saibumi @polda jateng #polres rembang