Polda Jateng Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Pemerintah

Polda Jateng Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Pemerintah

Semarang – Polda Jawa Tengah memastikan seluruh perencanaan dan pengelolaan anggaran tahun 2026 akan diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah. Terutama, yang terkait dengan tema besar Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026: “Kedaulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif”.

Hal ini disampaikan Kabag Renprograr Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Jateng, AKBP Nunuk Setyowati yang didampingi Kabagren Polrestabes Semarang, AKBP Wiwik Uniati. Mereka ditemui dalam kegiatan pemantauan dan pendampingan sosialisasi alokasi anggaran satker jajaran Polda Jateng Tahun Anggaran 2026 di Polrestabes Semarang, Kamis (20/11/2025).

“Polri berkomitmen penuh mendukung program-program prioritas pemerintah. Seluruh perencanaan anggaran disusun berdasarkan tugas pokok Polri, menjaga harkamtibmas, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat,” ujar AKBP Nunuk.

Nunuk menyebut, setelah fokus ke pengamanan agenda Pemilu dan Pilkada melalui Operasi Mantap Brata dan Mantap Raja pada 2024, maka, pada 2026, fokus Polri akan lebih diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah. Program-program tersebut di antaranya, program ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta program pembangunan inklusif lainnya.

“Tentu Polri akan mendukung penuh program pemerintah tersebut. Pelaksanaannya nanti mengacu pada Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Strategis (Rensra) yang sudah disusun tiap satker,” ucap Nunuk.

Adapun enam sasaran prioritas Polri tahun 2026 meliputi, menjaga dan memelihara kamtibmas secara responsif dan prediktif, mewujudkan pelayanan publik Polri yang berkelanjutan, berkualitas, dan terintegrasi. Kemudian, menegakkan hukum secara humanis, akuntabel, dan berkeadilan, membangun SDM Polri yang profesional, cerdas, dan berintegritas melalui pengelolaan SDM modern dan transparan.

Selanjutnya, mengembangkan infrastruktur strategis kepolisian yang terintegrasi untuk mendukung tugas operasional, mewujudkan budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan dalam setiap pelaksanaan tugas. “Tadi dalam sosialisasi juga sudah disampaikan berbagai item dan komponen anggaran yang mendukung enam sasaran prioritas tersebut,” kata Nunuk.

Untuk wilayah Kota Semarang, pengalokasian anggaran akan disesuaikan dengan karakteristik daerah, potensi kerawanan, serta kalender kamtibmas pada 2026. “Setiap daerah memiliki kebutuhan dan kerawanan yang berbeda, Kota Semarang nanti akan menyesuaikan Renja serta kondisi riil yang ada,” ujar Nunuk.

Read more