Polda Kalteng Gandeng Pengawas Eksternal untuk Wujudkan Penerimaan Polri Berintegritas

Polda Kalteng Gandeng Pengawas Eksternal untuk Wujudkan Penerimaan Polri Berintegritas

Palangka Raya – Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.I.K., S.H., M.H., memastikan bahwa proses penerimaan anggota Polri di wilayah Kalteng berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

Hal ini ditegaskan Wakapolda Kalteng, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat memimpin penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun 2026, antara Polda Kalteng dengan pengawas eksternal, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Senin (17/11/2025).

Hadiri dalam kegiatan, para pejabat utama Polda, pihak pengawas eksternal terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalteng Watch, Dukcapil, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan unsur terkait lainnya.

Wakapolda Kalteng menyebut, penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan proses penerimaan anggota Polri bebas dari penyimpangan.

“Dengan kerjasama ini, kami ingin memastikan proses penerimaan bintara Brimob Polri tahun anggaran 2026 di Polda Kalteng berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Wakapolda.

Sementara itu, Karo Sumber Daya Manusia (SDM) Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, menambahkan bahwa proses penerimaan anggota Polri yang bersih dan transparan merupakan komitmen Polda Kalteng untuk mewujudkan institusi Polri yang profesional dan dipercaya masyarakat.

“Kami berharap kerjasama ini dapat memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang BETAH,” tandasnya.

Read more

Keselamatan Meningkat dan Penindakan Bertransformasi, Wajah Baru Ops Zebra Agung 2025

Keselamatan Meningkat dan Penindakan Bertransformasi, Wajah Baru Ops Zebra Agung 2025

Denpasar – Operasi Zebra Agung 2025 menunjukkan perkembangan penting dalam aspek keselamatan lalu lintas dan pola penindakan pelanggaran di wilayah hukum Polda Bali. Berdasarkan evaluasi terbaru, sejumlah indikator kunci memperlihatkan tren positif, khususnya terkait penurunan fatalitas kecelakaan serta peningkatan efektivitas penegakan hukum berbasis teknologi. Selama pelaksanaan Ops Zebra Agung 2025, jumlah