Polda Riau Bangun Jembatan Merah Putih Presisi di Bengkalis, Target Rampung 25 Hari
Bengkalis – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung konektivitas dan pembangunan infrastruktur masyarakat melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. Pada tahap terbaru ini, Polda Riau mulai membangun dan merenovasi jembatan secara serentak di dua lokasi di Kabupaten Bengkalis, dengan total panjang sekitar 70 meter.
Pembangunan perdana dimulai pada Jumat (30/1/2026), ditandai dengan pengecekan langsung progres awal pembangunan oleh jajaran Polda Riau. Salah satu lokasi utama adalah Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, tempat Polda Riau membangun jembatan gantung baru dengan panjang 49 meter dan lebar 1,6 meter.
Jembatan tersebut dirancang menggunakan alas pelat bordes dan ditujukan sebagai akses vital warga desa, terutama untuk menunjang mobilitas harian, distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Pengerjaan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu 25 hari, dengan melibatkan 14 orang pekerja yang terdiri dari personel Polri dan masyarakat sekitar.
Selain pembangunan jembatan baru, Polda Riau juga melakukan renovasi jembatan di Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu. Jembatan ini memiliki panjang 21 meter dan lebar 3 meter, dengan konstruksi berbahan kayu, dilengkapi lantai papan serta pagar pengaman di sisi kiri dan kanan untuk meningkatkan keselamatan pengguna.
Jembatan Desa Bukit Batu selama ini menjadi akses penting warga, terutama saat musim hujan dan air pasang. Renovasi dilakukan guna memastikan jembatan tetap aman dilalui dan mampu menunjang aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan pihaknya siap mendukung penuh dan mengawal seluruh program pembangunan jembatan di wilayah hukum Polres Bengkalis agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam beraktivitas, terutama saat musim hujan dan air pasang. Akses antarwilayah akan lebih lancar dan ekonomi warga dapat terus bergerak,” ujar Fahrian, Jumat (30/1/2026).
Sementara itu, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi turut hadir meninjau langsung pelaksanaan pembangunan perdana, memastikan progres berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar keamanan dan keselamatan masyarakat.
Program Jembatan Merah Putih Presisi menjadi bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan dan pesisir, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.