Polisi Berhasil Lacak Truk Pembawa Bambu yang Kabur Setelah Kecelakaan di Klaten
Klaten – Unit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten berhasil melacak truk pengangkutan bambu yang diduga kabur usai terlibat kecelakaan di jalan Jogja-Solo, Ceper, Klaten. Truk itu sudah teridentifikasi.
“Sudah kita dapatkan identitasnya, sudah semua,” ungkap Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim kepada detikJateng, Sabtu (18/10/2025) siang.
Dijelaskan Alif, setelah kejadian jajarannya melakukan penyelidikan. Termasuk mengecek tumpukan bambu yang diduga diletakkan di wilayah Klaten Utara.
“Langsung cek lokasi (tumpukan bambu) dan pendalaman lebih lanjut. Alhamdulillah sudah ada titik terang, kita sudah menemukan nopolnya, selanjutnya mengecek apakah nopol truk tersebut sudah berpindah tangan atau belum,” terang Alif.
Dari penyelidikan dan penelusuran CCTV, sebut Alif, truk tersebut ternyata berplat nomor luar kota Klaten yaitu plat H. Truk terdeteksi saat ini di daerah Jawa Barat.
“Truk posisi ke Jawa Barat. Selanjutnya akan kami panggil untuk klarifikasi,” lanjut Alif.
“Infonya sudah sempat menghantarkan ke rumah sakit, setelah itu melanjutkan perjalanan,” imbuh Alif.
Sebelumnya diberitakan, sebuah truk muatan bambu viral karena kabur usai terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di Jalan Jogja-Solo, Kecamatan Ceper, Klaten. Truk tak dikenal tersebut diburu polisi dan warga karena kondisi korban kritis di ICU.
Postingan pencarian tersebut juga viral di grup Facebook. Postingan menyertakan foto truk penuh muatan bambu berhenti di bahu jalan dan dua orang mengangkat korban.
Relawan Kecamatan Ceper, Wito, menjelaskan kecelakaan terjadi Rabu (8/10) sekitar pukul 15.40 WIB. Dirinya mendapat laporan warga ada kecelakaan di penyeberangan Ngawonggo.
“Ada kecelakaan di penyeberangan Ngawonggo antara truk muatan bambu dan motor Vixion. Motor menabrak truk dari belakang, tapi saat saya sampai lokasi, korban pemotor yang boncengan sudah dibawa ke RSI oleh mobil ambulans,” tutur Wito kepada detikJateng.
Menurut Wito, beberapa jam kemudian ada kabar saat korban dibawa ke RS, rekan korban yang dibonceng ikut ke RS bersama truk. Tapi oleh pihak truk diturunkan di tepi jalan RSI Klaten.
“Yang bonceng bersama truk tapi truk menurunkan teman korban di pinggir jalan raya. Yang jadi masalah tas korban berisi surat-surat terbawa truk, jadi mohon truk segera menemui keluarga karena kondisinya kritis butuh penanganan medis,” imbuhnya.