Polisi Tangerang Kota Ajak Warga Jaga Kondusifitas Lewat Jumat Peduli dan Ngopi Kamtibmas
Tangerang – Polres Metro Tangerang Kota terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Peduli dan Ngopi Kamtibmas. Dua agenda ini digelar beruntun untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial serta menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.
Pada Jumat (10/10/2025), Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari memimpin kegiatan Jumat Peduli di halaman Polsek Benda, Jalan Husein Sastranegara Nomor 237, Kelurahan Benda. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan secara simbolis 100 paket sembako kepada komunitas ojek online, organisasi masyarakat, dan warga sekitar.
“Program Jum’at Peduli ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Jauhari dalam sambutannya.
Selain berbagi bantuan, Kapolres juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran kepolisian dan warga.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekondusifan wilayah. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat,” tegasnya.
Ngopi Kamtibmas, Serap Aspirasi Warga
Sehari sebelumnya, Kamis malam (9/10), Polres Metro Tangerang Kota melalui Polsek Tangerang menggelar Ngopi Kamtibmas di Aula RW 012 Kelurahan Sukasari. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.30 WIB ini dihadiri pejabat utama Polres, Kapolsek Tangerang, Camat Tangerang Yudi Pradana, Lurah Sukasari Herdi Hasibuan, perwakilan Koramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para ketua RW/RT.
Kapolres Jauhari menegaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan strategi pendekatan Polri untuk mendengarkan aspirasi warga serta menyerap informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
“Tangerang merupakan salah satu kota yang kondusif saat terjadi demo anarkis beberapa waktu lalu. Ini karena semua unsur di kota ini kompak menjaga keamanan, dari aparat hingga ormas dan elemen masyarakat,” jelasnya.
Dalam dialog bersama warga, Kapolres juga menyoroti maraknya kasus tawuran remaja yang belakangan menimbulkan korban serius. Ia mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa penegakan lalu lintas kini telah beralih ke sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan memperkenalkan program “Jaga Jakarta++” yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya. Ia juga mendorong pengaktifan kembali Satkamling Terpadu dengan melibatkan empat pilar: TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat.
Camat Tangerang, Yudi Pradana, mengapresiasi kehadiran Kapolres di tengah warga.
“Ini adalah momen yang ditunggu warga, bisa bertatap muka langsung dan berdiskusi dengan Kapolres terkait keamanan wilayah kami,” ungkap Yudi.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, penyerahan simbolis paket sembako, serta pemberian kentongan untuk pos satkamling sebagai dukungan terhadap keamanan lingkungan.