Polres Banjarnegara akan Pidanakan Warga yang Nekat Nongkrong

bhinnekanusantara.id – Untuk mencegah penyebaran Coronavirus (Covid-19), polisi membubarkan kerumunan atau orang-orang yang sedang nongkrong. Jika membandel dibubarkan, terancam dengan sanksi pidana.
Kapolres Banjarnegara AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha mengatakan anggota Polres Banjarnegara terus melakukan patroli untuk membubarkan kerumuman. Sesuai perintah Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah, polisi agar membantu pemerintah di kabupaten masing-masing melakukan upaya pencegahan.
“Polri wajib melaksanakan himbauan atau woro-woro untuk mencegah kerumuman orang. Jam berapun, pagi, siang, sore atau malam tidak boleh berkerumun,” kata dia, Selasa (24/3).
Pembubaran kerumunan ini dilakukan untuk mencegah atau memperlambat penyebaran virus Covid-19.
“Bagi yang menolak dibubarkan saat berkerumun, akan dikenakan sanksi. Ada beberapa dasar hukum untuk membubarkan kerumuman massa terkait pencegahan wabah penyakit menular.Kita himbau secara tegas, namun tetap humanis,” ujarnya.
Terkait kepala cabang salah satu perusahaan di Banjarnegara, dari hasil lidik ada lima orang yang berinteraksi dengan kepala cabang yang dinyatakan positif Covid-19. Namun kepala cabang perusahaan swasta tersebut bukan orang Banjarnegara.
“Kita telah berikan data orang-orang yang dekat dengan yang bersangkutan, kemudian data tersebut diserahkan ke Dinas Kesehatan dan telah ditindaklanjuti. Status orang-orang tersebut Orang Dalam Pengawasan,” terangnya.
Sedangkan masyarakat yang datang ke Mapolres, harus menjalani sterilisasi.
“Pintu masuk dibuat satu pintu, kita pasang tempat sterilisasi,” paparnya.
Setiap orang yang masuk wajib cuci tangan dengan sabun dan diperiksa suhu tubunnya. Kemudian masuk ke tenda sterilisasi untuk disemprot dengan desinfektan. Baru kemudian yang bersangkutan diperbolehkan masuk ke Mako Polri. Dia menambahkan terkait dengan pandemi Corona ini, untuk sementara pelayanan Satpas dan SKCK ditutup. Rencananya penutupan pelayanan itu akan dilaksanakan sampai Mei.
“Bisa maju bisa mundur. Semoga wabah ini cepat reda, sehingga pelayanan bisa segera normal kembali,” lanjutnya.

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi