Polres Blora Gelar Rapat Koordinasi Pengamanan Dan Penanganan Karhutla

Dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah, Polres Blora menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan Dan Pengendalian Karhutla Di Wilayah Kabupaten Blora Musim Kemarau Tahun 2020 Dan Penandatanganan Keputusan Bersama Polres Blora Dengan Kepala Satuan Pemangkuan Hutan (KPH) Se Kabupaten Blora, Rabu, (12/08/2020) di Aula Arya Guna Polres Blora.

Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut dihadiri oleh Bupati Blora H. Djoko Nugroho, Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE, Ketua Pengadilan Negeri Blora, Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Danyonif 410/Alugoro Blora, Dansubdenpom Blora Kapten Cpm Tri Yuwana, serta Wakapolres Kompol Drs.Joko Watoro, Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polres Blora

Turut hadir ADM Perhutani se Kabupaten Blora diantaranya ADM KPH Randublatung Achmad Basuki,S.Hut,MM., ADM KPH Cepu Ir. Dadhut Sujanto, ADM KPH Blora Ir.Afwandy, ADM KPH Mantingan Widodo Budi Santoso,S.Hut,MM, ADM KPH Kebon Harjo Joko Santoso,S.Hut,MM.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK menyampaikan bahwa penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat, “Mari kita jaga bersama hutan yang ada dikabupaten Blora, seluruh elemen masyarakat harus kompak, untuk itulah hari ini kita samakan persepsi dengan rapat koordinasi,” ucap Kapolres Blora.

Ditambahkan dia, mengingat sebagian besar wilayah Kabupaten Blora adalah hutan, sehingga saat musim kemarau, ancaman dan potensi timbulnya kebakaran hutan atau lahan sangat mungkin terjadi.

“Seluruh pihak harus benar-benar terlibat dan harus terjun langsung ke lapangan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, dalam penanggulangan kebakaran hutan atau lahan,” paparnya.

Sementara itu Bupati Blora H.Djoko Nugroho menuturkan bahwa pemerintah Kabupaten Blora beserta seluruh jajarannya akan mendukung penuh aparat keamanan dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan, sehingga bisa terjaga kelestarian hutan di wilayah Blora, “Tentunya kita dukung penuh kegiatan ini, dengan sinergi yang kuat mari kita jaga kelestarian hutan di Kabupaten Blora,” tutur Bupati Blora.

ADM KPH Randublatung mewakili seluruh ADM di Blora membeberkan bahwa penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, adalah tanggung jawab bersama, apabila kebakaran hutan terjadi apalagi diwilayah pohon jati yang masih muda maka pohon pohon jati tersebut bisa mati, dan tentunya hal itu sangat merugikan negara, “Yang kita khawatirkan adalah ketika ada pohon pohon jati muda yang berusia dibawah tiga tahun yang terbakar, karena rentan mati jika terkena api,” ungkap ADM KPH Randublatung.

Dalam rapat koordinasi tersebut telah ditanda tangani keputusan bersama Polres Blora Dengan Kepala KPH di wilayah Kabupaten Blora tentang pengamanan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang disaksikan oleh Bupati beserta Forkopimda Blora.