Polres Kebumen Hentikan Pengajian Poncowarno

bhinnekanusantara.id – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya virus corona dan menghentikan acara pengajian. KEBUMEN-Jajaran Polres Kebumen terus aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
Keseriusan tersebut juga dilaksanakan oleh Polres Kebumen dengan menghentikan acara Peringatan Isra Miraj di Desa Lerepkebumen Kecamatan Poncowarno, Rabu (25/3). Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan diatas mimbar menyampaikan jika kegiatan pengajian harus dihentikan.
Ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan virus corona menyebar di masyarakat. Kegiatan juga dilaksanakan bersama dengan Satpol PP dan Kodim 0709/Kebumen. Atas himbauan dari Kapolres tersebut, pihak panitia pun langsung menghentikan acara pengajian.
Kegiatan ditutup dengan bacaan doa yang dipimpin oleh Kyai Suhud Sulaiman. Dalam kesempatan tersebut Kyai Suhud pun mengajak agar warga yang hadir untuk berdoa agar virus corona dapat segera teratasi. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rudy pun memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran Covid-19. Hal tersebut yang harus disikapi dengan serius.
“Bapak-bapak, Ibu-ibu seluruh hadirin, nanti setelah pulang dari sini langsung mandi, ganti baju. Jangan buru-buru pegang cucu atau anak ya,” tutur Kapolres Kebumen.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kapolres Kebumen tersebut juga sesuai dengan Maklumat Kapolri Jendral Polisi Idham Azis tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah. Ini dalam penanganan penyebaran Covid-19 yakni warga masyarakat tidak diizinkan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Kebijakan tersebut dilaksanakan semata-mata untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat.
“Kami juga berharap warga masyarakat dapat mematuhi Maklumat Kapolri dan himbauan Pemerintah itu,” tegas AKBP Rudy.
Kegiatan Perigatan Isra Miraj tersebut sebenarnya sudah diperingatkan untuk tidak dilaksanakan. Kendati demikian warga tetap kekeh memilih untuk menyelenggarakan kegiatan Isro Miroj tersebut.
“Kami sebelumnya telah memperingatkan warga, ini agar sesuai dengan anjuran pemerintah dan mematuhi fatwa MUI. Kami juga minta maaf kepada pihak polri. Dengan kedatangan Polres masyarat jadi bisa lebih tahu akan bahaya virus Corona,” ucap Kades Lerep Kebumen Wahyono.

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi