Polres Magelang Kota Gandeng Pengemudi Ojol Jaga Keamanan Lewat Apel Bersama
MAGELANG – Polres Magelang Kota menggelar Apel Kamtibmas Bersama Pengemudi Ojek Online (Ojol) di halaman Mapolres Magelang Kota, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Jaga Kamtibmas Bersama Polres Magelang Kota” dan diikuti oleh 30 perwakilan pengemudi ojek online, jajaran pejabat utama Polres, serta unsur pemerintah daerah.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum memimpin langsung apel tersebut. Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengemudi ojek online yang berkenan hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga momentum ini menjadi awal yang baik dalam memperkuat kolaborasi antara Polres dan komunitas ojol,” ujarnya.
Menurut AKBP Anita, apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah, dan komunitas ojek online dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Magelang. Ia menilai, pengemudi ojol merupakan bagian penting dari elemen sosial yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Para pengemudi ojek online adalah garda depan dalam pergerakan ekonomi daerah. Keberhasilan ekonomi tidak lepas dari semangat, kerja keras, dan dedikasi mereka. Karena itu, Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan pelindung masyarakat, termasuk kalangan ojol,” kata Kapolres.
AKBP Anita juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara aparat dan masyarakat. Ia menyebut bahwa Polres Magelang Kota selalu memberikan ruang bagi penyampaian aspirasi masyarakat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. “Kami siap menampung aspirasi dan keluhan masyarakat selama disampaikan dengan cara yang baik tanpa mengganggu ketertiban umum,” lanjutnya.
Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan tiga pesan utama kepada komunitas ojol. Pertama, menjaga dan memperkuat sinergi dengan aparat keamanan melalui komunikasi yang baik agar setiap persoalan dapat diselesaikan lewat dialog. Kedua, menolak provokasi, penyebaran hoaks, dan tindakan anarkis yang hanya merugikan diri sendiri. Ketiga, mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif sebagai modal bersama membangun kesejahteraan.
Ia juga menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas kepolisian. “Polres Magelang Kota berkomitmen untuk terus mengawal kegiatan masyarakat agar berjalan aman dan lancar. Namun, kami juga berharap seluruh warga turut aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para pengemudi ojek online, Polres Magelang Kota meluncurkan program Bengkel Gratis Ojol. “Apabila kendaraan rusak atau ban bocor, silakan datang ke bengkel yang kami siapkan. Cukup tunjukkan aplikasi ojek online yang sedang aktif, maka kendaraan akan kami bantu perbaiki tanpa biaya,” jelas AKBP Anita.
Tak berhenti di situ, Polres juga menghadirkan Gerai Kamtibmas Ojek Online di Koperasi Mosvia Polres Magelang Kota. Di gerai tersebut, pengemudi ojol dapat membeli kebutuhan pokok dengan diskon hingga 10 persen—bahkan lebih murah dari harga untuk anggota Polri. Program ini diharapkan dapat meringankan beban dan meningkatkan kesejahteraan para pengemudi.
Kapolres berharap sinergi yang terjalin dengan komunitas ojol dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan keamanan. Ia mengajak semua pihak untuk saling menjaga, memperkuat komunikasi, dan berkolaborasi demi menciptakan Kota Magelang yang aman, damai, dan sejahtera.
Apel ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolres, jajaran pejabat utama, dan para pengemudi ojol.