oleh

Polres Pati Bagikan 6 Ton Paket Beras Kepada Masyarakat Terdampak Penyesuaian Harga BBM

PATI– Pasca pemerintah menerapkan kebijakan tentang penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), banyak masyarakat yang terdampak. Kepolisian Resor Pati (Polres Pati) melaksanakan bakti sosial pembagian ribuan paket beras yang dilaksanakan serentak kepada masyarakat yang ada di wilayah Kab. Pati, Jawa Tengah, Jumat (9/9/22).

“Kegiatan Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polres Pati dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM di wilayah Kabupaten Pati,” kata Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing di sela kegiatan pembagian bansos.

Bakti sosial tersebut dilaksanakan di wilayah Kab. Pati antara lain Pasar Puri Baru Pati, Halte Puri, Pasar Tlogowungu, Ds. Sendang Sani dan serentak dilaksanakan juga di 19 Kecamatan lainnya dengan sasaran ojek online, ojek pangkalan, tukang becak, pedagang kaki lima, kuli bangunan, kuli pasar, pemulung, sopir angkot, buruh tani dan dokar.

Dengan didampingi oleh Waka Polres Pati, dan Pejabat Utama Polres Pati, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

AKBP Christian Tobing menambahkan, pembagian bantuan sosial atau Bansos tadi berupa paket beras sebanyak 6 ton dengan jumlah kemasan 1.200 kantong dalam setiap kantong berisi 5 Kg beras.

“Meskipun nilainya tidak seberapa, ini merupakan bentuk silaturahim, kepedulian dan rasa empati kami kepada masyarakat yang terdampak atas kebijakan pemerintah berkaitan dengan penyesuaian harga BBM,” kata Kapolres.

Tidak hanya pemberian bansos pada kesempatan tersebut Kapolres Pati AKBP Christian Tobing terjun langsung mengajak berdialog beberapa masyarakat seperti sopir angkot, tukang ojek dan tukang becak untuk mendengar keluh kesah dan kesulitan-kesulitan yang masyarakat alami khususnya pasca kenaikan harga BBM.

“Dengan berkomunikasi langsung kita jadi tahu permasalahan riil yang dihadapi dilapangan sehingga dapat dilakukan langkah yang tepat guna mengantisipasinya,”

Kapolres berharap kegiatan ini membawa manfaat untuk masyarakat, khususnya pengemudi ojek beserta keluarga mereka di rumah. Sekaligus Christian Tobing mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Pati pasca keputusan penyesuaian harga BBM ini. Masyarakat diminta tidak terpancing melakukan hal-hal yang justru dapat menghambat perekonomian.

“Intinya keamanan itu hal yang utama. Dengan keamanan, perekonomian pasti akan berjalan lancar. Dengan ekonomi lancar, semoga dapat memenuhi kebutuhan hidup.”

Suyanto, 49 tahun, salah satu perwakilan sopir angkot mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pati dan jajarannya yang telah peduli dan memberikan bantuan sosial kepada mereka.

Semoga bantuan ini, bermanfaat bagi keluarga terkait dampak naiknya harga BBM. “Terima kasih sekali kepada bapak Kapolres Pati. Ini cukup untuk membantu kebutuhan dua minggu kedepan. Kami juga siap membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Pati pasca kenaikan BBM yang telah diumumkan pemerintah beberapa hari lalu,” ujarnya.