Polri Bangun 18 Gudang Ketahanan Pangan, Kapasitas Tembus 28 Ribu Ton
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan. Hingga awal 2026, Polri telah membangun 18 gudang ketahanan pangan yang tersebar di 12 Polda, dengan standar penyimpanan setara Perum Bulog.
Hal tersebut disampaikan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Menurut Kapolri, pembangunan gudang ini merupakan bentuk konkret kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
“Polri juga mendukung ketahanan pangan dengan membangun gudang ketahanan pangan Polri. Saat ini kita telah membangun 18 gudang ketahanan di 12 Polda dengan standar yang dimiliki Perum Bulog,” ujar Jenderal Sigit.
Tak berhenti di situ, pada tahun 2026 Polri menargetkan pembangunan 10 gudang tambahan yang akan tersebar di 8 Polda. Setiap gudang memiliki kapasitas 1.000 ton, sehingga secara keseluruhan Polri nantinya akan memiliki 28 gudang di 20 Polda dengan total daya tampung mencapai 28 ribu ton pangan.
“Tahun 2026 kami merencanakan membangun 10 unit gudang di 8 Polda. Harapannya, Polri memiliki 28 gudang dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton,” jelas Kapolri.
Selain gudang-gudang regional tersebut, Polri juga tengah membangun satu gudang berkapasitas besar di DKI Jakarta. Gudang ini memiliki kapasitas penyimpanan hingga 10 ribu ton, berdiri di atas lahan seluas 2 hektare, dan dirancang sebagai pusat cadangan logistik strategis.
Tak hanya fokus di wilayah barat dan tengah Indonesia, Polri juga memberi perhatian khusus pada wilayah timur. Kapolri mengungkapkan bahwa Polri menginisiasi pembangunan 30 gudang filial atau gudang sementara yang tersebar di 28 kabupaten/kota di Papua Raya, yang difungsikan untuk penyimpanan beras SPHP.
“Saat ini kami juga menginisiasi 30 gudang sementara di Papua Raya sebagai bagian dari upaya pemerataan distribusi pangan,” ujarnya.
Kapolri menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional, sekaligus memastikan distribusi pangan berjalan lancar hingga ke daerah-daerah.
“Ini menjadi bagian dari kontribusi Polri agar upaya pemerintah di bidang pangan dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan,” tegas Jenderal Sigit. (*)