Polri: Polda-Polres Harus Mampu Ungkap Kasus Karhutla!

bhinnekanusantara.id – Polri menegaskan para kapolda dan kapolres harus mampu mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah masing-masing. Dengan penegakan hukum, Polri yakin akan ada efek jera bagi pelaku.

“Sudah diperintahkan kepada jajaran tingkat polda dan polres untuk mampu mengungkap itu, harus mampu. Pengungkapan dalam rangka memitigasi, jangan sampai pelaku ini mengulangi perbuatannya. Karena ini merugikan semua pihak,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Dedi menuturkan jumlah tersangka kasus karhutla di enam provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, bertambah setiap hari. Saat ini total tersangka 189 dengan rincian 185 orang dan 4 korporasi.

“Hari ini untuk update pengungkapan tersangka untuk Polda Riau ada 47 tersangka perorangan, kemudian untuk korporasi masih satu. Kemudian Polda Sumatera Selatan ada 18 tersangka, korporasi nihil. Polda Jambi ada 14 tersangka, korporasi nihil,” paparnya.

 

sumber : detik.com

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang