Posko Antemortem Dibuka, Polresta Cilacap Percepat Identifikasi Korban Longsor Majenang
Cilacap – Polresta Cilacap mendirikan Posko ante mortem korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap yang di tempatkan di ruang jenazah RSUD Majenang.
Pendirian posko ante mortem ini untuk menggali informasi dan identifikasi terhadap korban-korban tanah longsor yang tidak teridentifikasi.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan jika sejak hari pertama operasi tanggap darurat, pihaknya telah berupaya menggali informasi terkait dengan identifikasi korban.
Demgam proaktif mendatangi keluarga korban untuk memdapatkan informasi terkait ciri-ciri fisik, rambut, gigi, tinggi badan, postur tubuh para korban.
Dari hasil identifikasi tersebut, nantinya akan digunakan sebagai data pembanding dari identifikasi atau post mortem sehingga dapat dipastikan tentang identitas saat korban telah ditemukan. Terutama yang sudah tidak teridentifikasi.
“Kami dari Polresta dibantu tim DVI Polda Jateng, bersama Rumah Sakit Umum Daerah Majenang sudah mengumpulkan keluarga sebagai data pembanding terhadap korban terutama yang sudah tidak dikenali lagi,” kata Kapolresta, Sabtu (16/11/2025).
Kapolresta juga melakukan pengecekan terhadap para korban yang masih dirawat di RSUD Majenang sekaligus memberikan tali asih.
Hingga Sabtu pagi ada sebanyak 4 korban tanah longsor yang selamat masih dirawat di RSUD Majenang.
Hingga Sabtu siang, ada tiga tambahan korban longsor Desa Cibeunying yang ditemukan, adalah seorang ibu dan anak, dan mertua yang ditemukan di sektor A2.
Identitas para korban yakni Isna (30) dan Muhammad Hafidz (6) dan mertua Isna, Asmanto.
Dengan ditemukannya 3 korban tambahan sehingga total ada 6 korban meninggal dan 17 orang masih hilang.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, dengan mengerahkan sebanyak 14 anjing pelacak. Di mana 4 dari Polresta Cilacap, 8 dari Polda Jawa Tengah dan 3 dari Polres Temanggung.